Ulang tahun ke-10 BLACKPINK seharusnya menjadi perayaan atas satu dekade di puncak K-pop. Namun, sebagian penggemar lama justru mempertanyakan bagaimana momen sebesar itu terkesan disiapkan dengan tergesa-gesa.
Kekecewaan meluas di kalangan penggemar di Korea dan luar negeri.
>>> Sekuel Film Michael Jackson Target Syuting Akhir 2026, Tayang 2027
Mereka menilai persiapan dan komunikasi seputar hari jadi grup kurang matang, mulai dari acara temu penggemar yang mendadak hingga siaran langsung yang hanya berdurasi sekitar 10 menit.
Bagi banyak penggemar, masalahnya bukan pada besar atau biaya perayaan.
Keluhan mereka sederhana: setelah menunggu lama dengan aktivitas grup yang minim, mereka ingin keempat member menghabiskan waktu bermakna bersama penggemar di momen langka ini.
"Di mana lagi ada fandom semudah ini untuk menyenangkan, tapi mereka tetap tidak bisa?" demikian salah satu reaksi warganet.
Acara Mendadak dan Skala Kecil
BLACKPINK menandai hari jadi ke-10 pada Sabtu, tetapi kontroversi sudah muncul sebelumnya. Acara temu penggemar khusus diumumkan hanya dua hari sebelum acara.
Lokasi dan waktu acara tidak diumumkan secara langsung. Awalnya, penggemar diberi tahu bahwa hanya member yang jadwalnya memungkinkan yang akan hadir.
Belakangan diubah menjadi acara yang dihadiri keempat member—Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa. Namun, itu tidak menghapus pertanyaan mengapa acara untuk memperingati satu dekade debut tampak diatur mendadak.
Acara itu juga kecil, hanya dihadiri sekitar 40 penggemar. Mereka menerima buket bunga dan kue beras sebagai hadiah.
Kue beras tersebut menarik perhatian setelah dilaporkan harganya sekitar 6.900 won (Rp 80 ribu) per buah.
Namun, penggemar menegaskan bahwa kue beras bukan masalah sebenarnya. "Jika setidaknya satu member memperhatikannya dengan baik, apakah akan menjadi seperti ini?"

