unique visitors counter
⌂ Beranda News Serangan Rusia Tewaskan 9 Warga Ukraina, Zelenskyy Sebut Moskow Terima Rudal Baru dari Korea Utara

Serangan Rusia Tewaskan 9 Warga Ukraina, Zelenskyy Sebut Moskow Terima Rudal Baru dari Korea Utara

Serangan Rusia Tewaskan 9 Warga Ukraina, Zelenskyy Sebut Moskow Terima Rudal Baru dari Korea Utara
Serangan Rusia Tewaskan 9 Warga Ukraina, Zelenskyy Sebut Moskow Terima Rudal Baru dari Korea Utara
A A Ukuran Teks16px

Rusia melancarkan serangan ke sejumlah kota di Ukraina dengan rudal, drone, dan bom luncur pada Selasa, menewaskan sedikitnya sembilan warga sipil, menurut pejabat setempat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Moskow mendapatkan bantuan militer baru dari Korea Utara untuk invasi yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

>>> Gempa Dahsyat di Kolombia: 179 Tewas, 3.000 Orang Hilang

Zelenskyy menyebut Rusia menggunakan rudal balistik yang dipasok Korea Utara dalam serangan malam ke kota Zaporizhzhia di tenggara, yang menewaskan enam orang dan melukai 19 lainnya.

Tiga orang lainnya, termasuk seorang anak laki-laki berusia 15 tahun, tewas akibat drone dan artileri Rusia di wilayah Dnipropetrovsk, menurut otoritas setempat.

Selain rudal balistik, Korea Utara juga bersiap mengirim lebih banyak pasukan ke Rusia, kata Zelenskyy pada Senin malam.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menandatangani perjanjian kemitraan strategis pada 2024, yang berisi janji bantuan timbal balik jika salah satu negara menghadapi agresi.

Kim telah mengirim ribuan tentara dan pasokan senjata dalam jumlah besar untuk mendukung invasi skala penuh Putin ke Ukraina.

Sejumlah pakar menilai keterlibatan dengan Moskow membantu meningkatkan kemampuan militer Korea Utara.

Zelenskyy mengatakan pengalaman di medan perang akan membantu Pyongyang mengancam negara-negara lain di kawasannya.

Ukraina menyebut Rusia meningkatkan produksi rudal balistik untuk mengeksploitasi kekurangan pencegat pertahanan udara Patriot yang kritis.

Moskow juga dikabarkan bersiap merekrut lebih banyak tentara untuk dorongan baru di garis depan yang membentang 1.250 kilometer di sepanjang timur dan selatan Ukraina.

"Setiap langkah Rusia — meningkatkan produksi rudal balistik, membawa peralatan Korea Utara, bersiap mobilisasi — semua ini menunjukkan bahwa Moskow bersiap bukan untuk perdamaian, tetapi untuk eskalasi," tulis Zelenskyy di media sosial.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot