unique visitors counter
⌂ Beranda News BNPB Optimistis Kebakaran Bromo Padam Jumat Depan, Ini Kendalanya

BNPB Optimistis Kebakaran Bromo Padam Jumat Depan, Ini Kendalanya

BNPB Optimistis Kebakaran Bromo Padam Jumat Depan, Ini Kendalanya
BNPB Optimistis Kebakaran Bromo Padam Jumat Depan, Ini Kendalanya
A A Ukuran Teks16px

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Suharyanto optimistis kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo dapat dipadamkan pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Optimisme itu disampaikan di tengah upaya pemadaman yang telah berlangsung selama sepuluh hari.

>>> Mengenal Revnaldo Ega Siahaan, MC Booth Newport di Balik Kontroversi Surah Ad-Duha

Tiga Kendala Pemadaman

Suharyanto menguraikan tiga faktor utama yang memicu sulitnya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Pertama, topografi medan yang sangat berat.

Titik api berada di ketinggian dengan kemiringan hingga 80 derajat, sehingga tim darat tidak dapat menjangkaunya demi keselamatan personel.

Kedua, keterbatasan sumber air. Pengisian air untuk armada pemadaman hanya mengandalkan pasokan dari Ranu Pani.

>>> WhatsApp Bermasalah? Ini Penyebab Notifikasi Terlambat hingga Akun Kena Spam

Ketiga, kondisi cuaca yang belum memungkinkan untuk melakukan hujan buatan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Berdasarkan penjelasan BMKG, terdapat potensi awan hujan pada 14–16 Agustus.

Jika potensi tersebut terkonfirmasi, BNPB akan segera menggelar OMC agar hujan dapat diturunkan secara optimal di area terdampak.

>>> SPAI: Pengemudi Ojol Lebih Butuh BPJS daripada Pinjaman KUR

Hingga saat ini, total luas lahan yang terdampak kebakaran di TNBTS mencapai 889 hektar, tersebar di empat wilayah administratif: Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Malang, dan Pasuruan.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot