Hujan meteor Perseid 2026 akan mencapai puncaknya pada malam 12–13 Agustus. Fenomena ini bertepatan dengan Bulan Baru, sehingga langit lebih gelap dan ideal untuk pengamatan.
Aktivitas meteor ini berlangsung sejak 17 Juli hingga 24 Agustus. Meteor yang melaju dengan kecepatan 59 km/detik sering meninggalkan jejak terang di langit.
>>> Son Sook Sumbangkan Seluruh Honor Film 'Spirits' Homecoming' untuk Dukung Korban
Meski paling optimal diamati dari Belahan Bumi Utara, pengamat di Indonesia tetap bisa mencoba memotretnya.
NASA menegaskan bahwa HP modern mampu menghasilkan foto langit malam yang menarik jika tekniknya tepat.
Tips Memotret dengan HP
Pertama, gunakan tripod atau letakkan HP di permukaan yang stabil. Eksposur panjang membutuhkan kestabilan agar hasil foto tidak buram.
>>> D.O. EXO Akan Tampil di Jakarta 21-22 November 2026
Kedua, cari lokasi gelap dengan bidang pandang luas. Jauhi polusi cahaya dari lampu jalan atau pemukiman padat.
Ketiga, kunci fokus pada objek yang sangat jauh. Gunakan fitur lock focus atau mode manual dengan fokus ke infinity.
Keempat, gunakan sudut lensa lebar dan hindari zoom digital. Ini akan memperluas cakupan langit yang bisa ditangkap.
>>> Ha Young Minta Maaf atas Aktivitas Pro-Jepang Kakek Buyutnya
Kelima, lakukan uji coba sebelum momen puncak. Ambil beberapa foto untuk memastikan pengaturan kamera sudah tepat.
