Sejumlah destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih ditutup sementara setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah tersebut.
Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dan upaya memastikan keselamatan wisatawan serta pelaku usaha pariwisata selama proses pemantauan kondisi kawasan terdampak.
>>> Pria Pukul Pemotor di Lenteng Agung dengan Papan, Polisi: Mabuk, Bukan ODGJ
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan pemantauan dampak gempa di sejumlah destinasi wisata NTT terus dilakukan secara intensif.
Pemantauan melibatkan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) untuk memperoleh informasi terkini di lapangan.
Kondisi pascagempa membuat pemerintah perlu melakukan evaluasi sebelum destinasi wisata kembali dibuka.
Selain kondisi fisik objek wisata, aspek aksesibilitas, jaringan komunikasi, pasokan listrik, dan keamanan perjalanan wisatawan juga menjadi pertimbangan.
>>> Gunung Bromo Kembali Dibuka 20 Agustus 2026, Ini Aturan Terbaru untuk Wisatawan
Bagi wisatawan yang telah merencanakan perjalanan ke NTT, informasi mengenai destinasi yang masih ditutup menjadi hal penting untuk diperhatikan.
Wisatawan disarankan tidak memaksakan kunjungan ke lokasi yang belum dinyatakan aman atau masih berstatus penutupan sementara.
Untuk membantu wisatawan dan pelaku usaha mendapatkan informasi akurat, pemerintah mengoperasikan layanan pengaduan atau hotline informasi pariwisata melalui nomor 0811-3879-4555.
>>> Polemik HUT ke-81 RI, In Her View Kini Berempat: Ini Alasannya
Daftar Destinasi Wisata yang Masih Ditutup
Berikut daftar destinasi wisata di NTT yang masih ditutup setelah gempa M 7,7.
