Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memastikan kawasan wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk umum mulai Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB.
Keputusan ini diambil setelah kawasan tersebut sempat ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meningkat eskalasinya pada 8 Agustus 2026.
>>> Polemik HUT ke-81 RI, In Her View Kini Berempat: Ini Alasannya
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan pembukaan ini mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas.
"Mempertimbangkan aspek keselamatan pengunjung dan petugas, sehingga kawasan Bromo dibuka untuk wisata Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 00.01 WIB," kata Rudi dalam keterangan pers, Rabu, 19 Agustus 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman Nomor PG. 19/T.
8/TU/HMS. 01.07/B/08/2026 yang diterbitkan pada 19 Agustus 2026.
>>> SEFAS Group Akuisisi 200 SPBU Shell di Indonesia, Siapa Pemilik Barunya?
Akses Wisata Bromo Kembali Dibuka
Sebelumnya, seluruh akses masuk wisata Bromo ditutup menyusul peningkatan karhutla.
Pintu masuk yang terdampak penutupan antara lain Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Dengan diterbitkannya pengumuman ini, wisatawan dapat kembali merencanakan perjalanan ke Bromo.
>>> Wanita 84 Tahun Ditemukan Hidup di Reruntuhan Rumah Tiga Hari Setelah Gempa Flores
Namun, calon pengunjung tetap perlu memperhatikan informasi terbaru dari Balai Besar TNBTS sebelum berangkat, terutama terkait akses, tiket, kuota, dan kondisi lapangan.
