unique visitors counter
⌂ Beranda News Kemarau 3 Bulan di Lebak, Nenek 75 Tahun Tak Bisa Kerja dan Harus Beli Beras
News

Kemarau 3 Bulan di Lebak, Nenek 75 Tahun Tak Bisa Kerja dan Harus Beli Beras

Kemarau 3 Bulan di Lebak, Nenek 75 Tahun Tak Bisa Kerja dan Harus Beli Beras
A A Ukuran Teks16px

Murnah, 75 tahun, warga Kampung Cipasung, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten, kehilangan sumber penghasilan utama akibat kemarau panjang yang melanda hampir tiga bulan.

Sawah satu-satunya yang dimilikinya kini mengeras, retak-retak, dan tanahnya memerah karena kekeringan.

>>> Militer Israel Selidiki Pembunuhan Hind Rajab dan 15 Paramedis di Gaza

"Sudah hampir tiga bulan kering. Tidak ada hujan.

Bareureum (tanahnya kemerah-merahan), kering karena kemarau. Sudah parah," kata Murnah, Kamis, 20 Agustus 2026.

Dalam kondisi normal, sawah tersebut mampu menghasilkan sekitar empat karung gabah setiap panen.

Hasil itu sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya, tetapi kini tanaman padi terancam gagal panen total.

Beban Pengeluaran Meningkat saat Penghasilan Hilang

Ketika sawah tidak lagi menghasilkan, Murnah terpaksa membeli beras untuk kebutuhan harian.

Harga beras berkisar antara Rp12.000 hingga Rp12.500 per liter, bahkan mencapai Rp13.000 untuk kualitas bagus.

>>> Jakarta Peringkat Kedua Udara Terburuk Dunia, Hujan Tak Berdaya

Dengan konsumsi harian keluarga sekitar tiga liter, ia harus mengeluarkan Rp36.000 hingga Rp39.000 per hari hanya untuk beras.

Jika ditambah kebutuhan dapur lain seperti tempe, ikan asin, sayuran, dan minyak goreng sebesar Rp20.000, total pengeluaran mencapai sekitar Rp50.000 per hari.

Ironisnya, kesempatan kerja Murnah justru hilang saat pengeluaran membengkak. Di usianya yang sudah 75 tahun, ia biasa mencari nafkah sebagai buruh tani di sawah tetangga.

"Sekarang tidak ada pekerjaan karena kemarau.

Kalau enggak kemarau mah ada saja kerjaan, bisa ikut ngegebot di sawah tetangga, tapi ini mah enggak ada," ujarnya.

>>> Puncak Kemarau 2026: Agustus Paling Luas, Ini Wilayah yang Perlu Waspada

Menanggung Lima Anggota Keluarga

Beban hidup Murnah semakin berat karena ia tinggal bersama lima anggota keluarga. Salah seorang anaknya yang telah berkeluarga mengalami kebutaan sehingga tidak mampu bekerja.

📰 Update Terbaru
stikibot