unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Insidious: Out of the Further, Reboot Halus yang Mengandalkan Lin Shaye
Hiburan

Insidious: Out of the Further, Reboot Halus yang Mengandalkan Lin Shaye

Insidious: Out of the Further, Reboot Halus yang Mengandalkan Lin Shaye
Insidious: Out of the Further, Reboot Halus yang Mengandalkan Lin Shaye
A A Ukuran Teks16px

Waralaba Insidious kembali berlanjut lewat Insidious: Out of the Further (2026). Kelanjutan ini hadir setelah kisah lima film sebelumnya ditutup di The Red Door (2023).

Film horor tentang orang yang bisa keluar dari tubuh saat tidur dan menjelajah dunia astral ini merupakan salah satu waralaba paling cuan.

>>> Artis Indonesia Kompak Suarakan Keprihatinan soal Karhutla Kalimantan

Dari lima film yang tayang, rata-rata pendapatannya mencapai 28 kali lipat dari bujet.

Namun, kualitas cerita kerap menjadi korban dari obsesi studio meraup keuntungan. Hal itu juga berlaku pada Insidious: Out of the Further.

Secara umum, film ini masih meneruskan kisah penjelajahan dunia astral The Further. Lin Shaye yang kini sepuh tetap diandalkan, meski karakternya sempat dimatikan sejak film pertama.

Antusiasme terhadap film ini berbeda dengan The Red Door. Pada The Red Door, penggemar ingin melihat akhir kisah Josh dan Dalton yang dimulai sejak 2011.

Untuk Out of the Further, ada skeptisisme terhadap cerita yang disajikan Leigh Whannell dan tim.

Mereka pun merekrut kru serta pemain yang hampir seluruhnya berbeda dari lima film sebelumnya.

Jacob Chase, sutradara yang belum banyak pengalaman film panjang, menulis dan mengarahkan cerita baru Insidious.

Ia membangun fondasi pola cerita yang sudah ada dengan pemain yang nyaris belum pernah bersinggungan dengan semesta Insidious.

Hasilnya, Out of the Further memang berbeda dari saga-saga sebelumnya. Film ini terasa seperti reboot halus dari waralaba horor tersebut.

Chase memberikan sentuhan segar, terutama dari segi pengambilan gambar oleh Dave Garbett. Garbett sebelumnya menjadi sinematografer The Mummy (2026) dan Evil Dead Rise (2023).

Trik kamera close-up dan extreme close-up yang dikombinasikan dengan adegan semi-gore menjadi andalan Chase dan Garbett. Hal itu dipakai untuk menaikkan intensitas cerita yang sebenarnya hambar.

📰 Update Terbaru