Agustinus Supratman, Camat Lamba Leda Utara di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan setelah video dirinya memarahi petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Agustinus menyampaikan protes terkait ketersediaan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.
Sikapnya yang tegas saat menyampaikan keberatan menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut kebutuhan logistik warga yang terdampak bencana.
Namun, setelah insiden itu, Agustinus memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf kepada BNPB.
Ia menjelaskan bahwa terjadi kesalahpahaman mengenai jumlah bantuan yang masuk ke Kabupaten Manggarai Timur dengan bantuan yang sudah tersedia di Kecamatan Lamba Leda Utara.
"Sesungguhnya, peristiwa itu lebih banyak tidak seperti yang dibagikan oleh beberapa pihak yang sangat merugikan BNPB dan Pak Deden sendiri dan pemerintah Kabupaten Manggarai Timur serta pihak-pihak penerima manfaat dari bantuan dari peristiwa gempa ini," ujar Agus dalam video klarifikasi yang dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Agus kemudian kembali menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Sekali lagi saya mohon maaf semuanya. Pak Deden, terima kasih.
Mohon maaf Pak Deden," sambung Agus.
Menurut Agus, bantuan dari pemerintah pusat disalurkan hingga tingkat kabupaten.
Setelah bantuan tiba di kabupaten, pemerintah daerah menerbitkan berita acara sebelum bantuan didistribusikan ke masing-masing kecamatan.
"Dari pusat hanya batasnya sampai di kabupaten. Kabupaten yang terbitkan berita acara dan distribusi logistiknya ke kecamatan," jelas Agus.