Angkatan Udara Hungaria (Magyar Légierő) tak lama lagi akan memperkuat armadanya dengan kedatangan pesawat latih modern L-39 Skyfox (sebelumnya L-39NG) dari produsen Ceko, Aero Vodochody.
Dua unit pertama pesawat ini telah rampung diproduksi dan baru-baru ini ditinjau langsung oleh Menteri Pertahanan Ceko, Jana Černochová, di pabrik Aero Vodochody.
Pengiriman ini menjadi bagian penting dari program modernisasi besar-besaran Hungaria, "Zrinyi 2026", yang diluncurkan sejak akhir 2016 untuk merevitalisasi kemampuan pertahanan udara negara tersebut.
Baca juga: Dassault Aviation Tawarkan Rafale ke Kanada: Alternatif Prancis untuk Pengganti F-35 AS?
Baca juga: BUK Rusia Sukses Tembak jatuh JDAM, Namun Masih Kesulitan Halau bom AASM HAMMER
Program Zrinyi 2026: Transformasi Menuju Kekuatan Udara Modern
Program Zrinyi 2026 adalah fondasi utama modernisasi Angkatan Udara Hungaria, dengan anggaran mencapai miliaran euro.
Tujuannya tidak hanya mengganti armada tua, tetapi juga membangun struktur pertahanan udara yang lebih gesit dan multifungsi. Dalam program ini, Hungaria berencana mengakuisisi:
- 12 unit L-39 Skyfox: Pesawat latih generasi baru yang akan menggantikan L-39 Albatros era Soviet.
- 20 helikopter H145: Helikopter serbaguna Airbus untuk misi transportasi, medevac, dan operasi khusus.
- 2 pesawat transportasi Airbus A319: Untuk mobilitas strategis pasukan dan logistik.
- 2 pesawat Falcon 7X: Jet VIP untuk transportasi pejabat tinggi.
- Pesawat latih ringan Zlin 143 (2 unit) dan Zlin 242 (6 unit): Untuk pelatihan dasar pilot.
- 2 pesawat angkut KC-390 Millennium dari Embraer Brasil (1 unit telah tiba pada 2023).
- 16 helikopter H225M: Helikopter angkut berat Airbus yang 14 unit di antaranya sudah dikirim.
L-39NG/Skyfox: Jantung Pelatihan Pilot Masa Depan
L-39NG (kini disebut Skyfox) adalah versi upgrade dari L-39 Albatros legendaris, yang telah dimodernisasi secara menyeluruh oleh Aero Vodochody. Pesawat ini dilengkapi dengan mesin FJ44-4M buatan Williams International yang lebih hemat bahan bakar, avionik digital generasi terbaru, dan kokpit glass cockpit yang kompatibel dengan sistem pesawat tempur modern seperti F-16 atau Gripen. Kemampuannya tidak hanya terbatas sebagai pesawat latih, tetapi juga dapat digunakan untuk misi pengintaian ringan atau serang darat terbatas.