unique visitors counter
⌂ Beranda › News › BP Pecat Ketua Dewan karena Masalah Tata Kelola Serius
News

BP Pecat Ketua Dewan karena Masalah Tata Kelola Serius

Kantor pusat BP di London
Kantor pusat BP di London
A A Ukuran Teks16px

Raksasa minyak asal Inggris, BP, mengumumkan pemecatan Albert Manifold dari posisi ketua dewan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Langkah ini diambil setelah perusahaan menemukan masalah serius terkait tata kelola dan pengawasan.

Manifold baru menjabat sebagai ketua dewan BP kurang dari satu tahun. Perusahaan menyatakan adanya kekhawatiran mendalam terhadap standar tata kelola, pengawasan, dan perilaku di internal perusahaan.

Keputusan Tegas Dewan

Amanda Blanc, direktur independen senior BP, mengatakan bahwa dewan terkejut dan kecewa mengetahui adanya masalah tata kelola dan pengawasan yang dianggap tidak dapat diterima.

Dewan kemudian mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan Manifold.

Blanc menyampaikan pernyataan tersebut mewakili dewan direksi BP. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang baik.

BP menunjuk Ian Tyler sebagai ketua dewan sementara, efektif sejak Selasa. Tyler adalah anggota dewan BP yang sudah lama dan dianggap memiliki pengalaman memadai untuk mengisi posisi tersebut.

Perubahan kepemimpinan ini terjadi di tengah upaya BP bertransisi menuju energi terbarukan. Perusahaan menghadapi tekanan dari investor dan aktivis lingkungan untuk mempercepat transformasi bisnisnya.

Pemecatan Manifold menambah daftar panjang pergantian eksekutif di perusahaan energi global. BP sendiri telah beberapa kali melakukan perombakan manajemen dalam beberapa tahun terakhir.

Belum ada pernyataan resmi dari Manifold terkait pemecatannya. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa ia menerima keputusan dewan dengan lapang dada.

Analis pasar memperkirakan langkah ini tidak akan berdampak signifikan pada harga saham BP dalam jangka pendek. Investor lebih fokus pada strategi energi perusahaan ke depan.

BP berkomitmen untuk memperkuat tata kelola perusahaan ke depannya. Perusahaan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengawasan dan kepatuhan internal.

Langkah tegas BP ini mendapat apresiasi dari beberapa kalangan investor. Mereka menilai bahwa perusahaan serius dalam menjaga integritas dan transparansi bisnis.

Ian Tyler, sebagai ketua sementara, akan memimpin rapat dewan berikutnya yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Agenda utama rapat adalah membahas rencana strategis perusahaan dan langkah perbaikan tata kelola.

BP menegaskan bahwa operasional perusahaan tetap berjalan normal meskipun ada perubahan di jajaran dewan. Produksi minyak dan gas serta proyek energi terbarukan tidak terpengaruh oleh keputusan ini.

Perusahaan berharap dengan kepemimpinan baru, tata kelola BP dapat kembali pulih dan kepercayaan pemangku kepentingan terjaga. Dewan akan terus memantau perkembangan dan mengambil tindakan yang diperlukan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru