"Awalnya dia mengikuti tujuannya dengan teguh, tetapi kemudian menjadi bingung saat mulai meragukan apa yang selama ini dia percayai," jelas Kim.
Pengakuan Internasional
Park sengaja menghindari menciptakan dunia yang bersih dan berkilau, melainkan fokus pada masa depan Seoul yang kasar dan dystopian.
Ia menghabiskan sekitar empat tahun menyunting film agar tampak gelap dan berat, menggunakan perasaan kesepian era pandemi sebagai inspirasi.
"The Fin" telah meraih pengakuan internasional dengan pemutaran perdana dunianya di bagian Filmmakers of the Present pada Festival Film Locarno ke-78 tahun lalu.
Film ini juga telah mengamankan distribusi di Prancis dan Amerika Utara.
>>> Sam Neill, Pembuka Jalan Film Selandia Baru ke Panggung Global
"The Fin" dijadwalkan tayang di bioskop Korea Selatan pada 22 Juli.
