Cara Daftar Bansos Secara Offline
Pendaftaran offline dilakukan dengan mendatangi kantor desa atau kelurahan sambil membawa dokumen kependudukan lengkap.
Metode ini cocok bagi warga yang kesulitan mengakses internet, dan tetap diproses lewat sistem resmi Kemensos oleh operator setempat.
Tahapan yang perlu diikuti: datangi kantor desa/kelurahan sesuai domisili di KTP, sampaikan maksud mengusulkan diri sebagai calon penerima bansos, serahkan fotokopi KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu, isi formulir pendaftaran yang disediakan petugas kesejahteraan rakyat, ikuti musyawarah desa jika diminta, tunggu petugas Dinas Sosial melakukan survei atau kunjungan rumah, dan pantau hasil pengumuman lewat papan informasi desa atau aplikasi resmi.
Jalur offline memang memakan waktu lebih lama, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi karena ada verifikasi langsung dari petugas lapangan.
Jenis-Jenis Bansos yang Bisa Diajukan
Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan bantuan tunai bersyarat bagi ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan disabilitas berat dengan estimasi Rp750.000 hingga Rp3.000.000 per tahap.
BPNT atau Kartu Sembako memberikan saldo elektronik untuk pangan bagi keluarga penerima manfaat.
>>> Juara 1 Piala Dunia 2026 Dapat Apa? Ini Daftar Hadiah Juara 1 hingga 4
Selain itu, ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan secara berkala kepada keluarga miskin dan rentan. Semua program ini hanya bisa diakses jika nama sudah terdaftar di DTKS.
