Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan negara akan meningkat setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merevisi kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
Purbaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk melakukan revisi terhadap kuota produksi batu bara tahun ini.
>>> Purbaya Urung Tambah Anggaran K/L dan TKD Imbas Harga Minyak Naik
Menurutnya, tambahan volume produksi batu bara akan memberikan tambahan pendapatan bagi negara, terutama karena harga komoditas tersebut sedang melonjak.
Meski demikian, Purbaya tidak merinci perkiraan besaran tambahan pendapatan negara yang bisa diperoleh dari penyesuaian RKAB tersebut.
"[Hal] yang jelas, itu yang RKAB-nya kan sudah diatur. Jadi saya masih dapat pendapatan tambahan dari situ nanti kalau volumenya nambah.
>>> Jaksa Buka Potensi Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG
Apalagi, harga batu bara naik, jadi saya masih untung.
[Hal] yang penting kan untuk saya gini, mengamankan anggaran," kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (24/7/2026).
>>> Samsung Rilis Tiga Ponsel Lipat Baru: Galaxy Z Fold 8, Ultra, dan Flip 8
Mengenai penerapan bea keluar ekspor batu bara, Purbaya hanya menyatakan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

