MediaTek dikabarkan akan meluncurkan Dimensity 9600 pada September mendatang. Chip ini disebut sebagai salah satu peningkatan paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu sorotan utamanya adalah perpindahan ke node 2nm. Ini saja sudah membawa peningkatan besar pada performa dan efisiensi.
>>> iPhone Air 2 Dikabarkan Pakai Chip A20 Pro dan Modem C2
Selain itu, struktur CPU baru yang radikal diklaim akan menantang dominasi Apple dalam hal performa single-core.
Node 2nm dan Arsitektur Baru
Dimensity 9600 hampir dipastikan menggunakan node 2nm TSMC yang paling canggih.
Node ini tidak hanya sekadar pengurangan ukuran, tetapi juga menandai revolusi arsitektur dalam desain chip selama lebih dari satu dekade.
Node 2nm TSMC menggunakan struktur baru bernama GAA (Gate-All-Around) yang menawarkan kontrol aliran daya hampir sempurna dan menghentikan kebocoran energi yang mengganggu chip 3nm.
Node baru ini diperkirakan mengonsumsi daya sekitar 25-30% lebih sedikit. Pada tingkat daya yang sama, Dimensity 9600 akan jauh lebih hemat daya daripada pendahulunya.
Hal ini memungkinkan chip menawarkan performa puncak lebih tinggi, sehingga Dimensity 9600 dikabarkan mampu mencapai kecepatan CPU puncak hampir 5.0 GHz.
Lebih dari Sekadar Satu Super Core
Dimensity 9500 dan chip MediaTek sebelumnya mengandalkan satu super core untuk tugas berat dan core yang lebih kecil untuk lainnya.
Dimensity 9600 dilaporkan beralih ke desain 2+3+3 dengan dua super core.
Ini menggandakan kapasitas chip untuk tugas-tugas burst, seperti meluncurkan aplikasi berat atau memproses fotografi komputasional instan.
Klaster CPU Dimensity 9600 diperkirakan terdiri dari 2x super core Cortex-X (dengan nama kode "Canyon"), 3x core performa Cortex-A ("Gelas-B"), dan 3x core efisiensi Cortex-A ("Gelas").

