Foto-foto yang diambil oleh personel militer Amerika Serikat menunjukkan kerusakan signifikan pada aset militer AS di Timur Tengah akibat serangan Iran.
Laporan CBS News menyebutkan gambar tersebut memperlihatkan pesawat hancur, tenda robek, serta trailer yang tercabik-cabik.
Gambar tanpa tanggal itu diambil di sebuah pangkalan di Arab Saudi dan dua fasilitas di Kuwait.
Menurut CBS, foto-foto tersebut diberikan oleh personel AS dengan syarat anonim karena pembatasan militer Amerika.
"Ini kerusakan besar pada pangkalan kami yang belum dikomunikasikan kepada publik Amerika," kata seorang anggota militer AS kepada CBS.
"Kami berdiri di sana dengan mata tertutup sambil dipukul di wajah," tambahnya.
Laporan Inspektur Jenderal Pentagon
Inspektur Jenderal Pentagon merilis laporan pekan ini yang menyatakan Komando Pusat militer AS (CENTCOM) melaporkan kerusakan luas pada fasilitas dan peralatan Amerika.
CENTCOM menyebut serangan Iran "merusak dan menghancurkan ratusan bangunan dan struktur di pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, UEA, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania."
Laporan itu juga menyebutkan "puluhan pesawat AS hancur atau rusak" selama perang.
Departemen Pertahanan memperkirakan biaya perang mencapai 33,4 miliar dolar AS per 29 Juni.
Namun, angka tersebut "tidak termasuk biaya perbaikan infrastruktur," menurut laporan itu.
AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.
Presiden Donald Trump mengatakan tujuannya mencegah republik Islam itu memperoleh senjata nuklir, yang dibantah Teheran.
Iran membalas dengan serangan di seluruh kawasan dan memblokade Selat Hormuz, jalur yang sebelumnya dilalui seperlima pasokan minyak dunia.
Langkah itu membuat harga minyak melonjak dan memicu dampak ekonomi global.