Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menggemakan presiden, mencatat bahwa Teheran bulan lalu menandatangani nota kesepahaman dengan AS tentang gencatan senjata tetapi kemudian dengan cepat "melanggarnya, menembaki kapal komersial, dan membunuh tentara Amerika."
Pejabat AS waspada menjelang pernyataan Sabtu malam Trump.
Dalam unggahan media sosialnya, Trump mengatakan militer AS "siap dan bersenjata" dan siap menunjukkan "tingkat Teror Militer, Kekuatan, dan Kekuasaan yang belum terlihat sejak Perang Dunia II."
Sebelumnya pada hari itu, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan baru bagi warga Amerika di 10 negara di kawasan itu untuk meningkatkan kewaspadaan karena meningkatnya ketegangan dengan Iran.
>>> Penjualan Juli BYD Naik 22%, Target Tahunan Masih Jadi Tantangan
Peringatan itu mencakup Bahrain, Israel, Irak, Yordania, Kuwait, Lebanon, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, mendesak warga AS untuk bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara sementara, dan gangguan perjalanan lainnya.
