unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Recording Academy Buka Suara soal Video BTS yang Hilang dari Grammy
Hiburan

Recording Academy Buka Suara soal Video BTS yang Hilang dari Grammy

BTS tampil di Grammy Awards
Recording Academy Buka Suara soal Video BTS yang Hilang dari Grammy
A A Ukuran Teks16px

Recording Academy akhirnya buka suara mengenai hilangnya video penampilan BTS di Grammy Awards 2021 dan 2022. Mereka memastikan penghapusan itu bukan sebagai balasan atas aksi boikot BTS.

Perwakilan Recording Academy mengungkapkan video tersebut dihapus dari laman resmi karena masa berlaku lisensi telah berakhir.

"Penampilan BTS di masa lalu telah dihapus dari situs web Grammy dan YouTube beberapa tahun yang lalu sebagai bagian dari masa berlaku lisensi rutin," kata seorang perwakilan Recording Academy kepada Korea JoongAng Daily pada Selasa (4/8).

"Ini adalah praktik standar untuk penampilan Grammy, karena ketentuan lisensi bervariasi dan biasanya terbatas pada satu tahun atau kurang."

Klarifikasi ini muncul setelah banyak pihak menyadari video penampilan BTS membawakan lagu Dynamite dan Butter mendadak hilang dan tak lagi dapat diakses di portal resmi Recording Academy.

Hilangnya video itu terjadi beberapa saat setelah BTS menyatakan tidak akan mendaftarkan satu pun karya musik untuk ajang 69th Grammy Awards yang rencananya digelar 7 Februari 2027.

"Kami memutuskan tidak mengajukan karya kami untuk Grammy Awards mendatang," bunyi pernyataan resmi BTS.

"Kami berharap musik dapat diapresiasi dan dicintai apa adanya, tanpa disekat oleh batasan wilayah maupun bahasa."

Perjalanan BTS di Grammy Awards

BTS menjadi grup K-pop pertama yang menerima nominasi Grammy. Mereka meraih lima nominasi dalam tiga tahun berbeda.

Mereka masuk nominasi Best Pop Duo/Group Performance pada Grammy Awards 2021 untuk lagu Dynamite, dan kembali masuk nominasi serupa pada Grammy Awards 2022 untuk lagu Butter.

Pada Grammy Awards 2023, BTS juga panen nominasi untuk Album of the Year Music of the Spheres bersama Coldplay, Best Pop Duo/Group Performance bersama Coldplay untuk My Universe, serta Best Music Video untuk Yet to Come (The Most Beautiful Moment).

Meski berkali-kali masuk nominasi, BTS hingga kini belum pernah memboyong piala Grammy.

Pemicu Boikot BTS

Aksi boikot BTS dipicu kemunculan kategori baru garapan Recording Academy, yakni Best Asian Pop Music Performance.

Kategori yang diumumkan hanya dua bulan sebelum batas akhir pendaftaran pada 28 Agustus tersebut mewajibkan lagu yang didaftarkan memiliki setidaknya satu elemen bahasa Asia.

Aturan ini dinilai merugikan BTS lantaran album studio terbaru mereka, ARIRANG, mayoritas menggunakan lirik bahasa Inggris.

Menanggapi gejolak tersebut, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. berupaya meredam kontroversi dengan menyatakan penghormatannya atas keputusan BTS, seraya membela kategori baru tersebut sebagai bentuk perluasan pengakuan bagi musisi Asia.

"Saya sedih mendengar BTS memilih untuk tidak berpartisipasi dalam proses Grammy Awards tahun ini, tetapi sebagai sesama pencipta musik, saya memahami dan menghormati keputusan mereka," kata Mason dalam pernyataan resminya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru