Ekspor pangan melampaui 10 miliar dolar AS untuk pertama kalinya tahun lalu, memperpanjang tren pertumbuhan selama satu dekade yang didorong oleh permintaan luar negeri yang kuat untuk produk seperti mi instan, saus, campuran kopi, kimchi, dan camilan.
Produk Kesehatan dan Camilan Jadi Incaran
Kunjungan ke jaringan toko besar seperti Olive Young dan Lotte Mart di area yang populer di kalangan turis seperti Myeong-dong dan Hongdae menunjukkan bahwa pengunjung asing semakin banyak membeli lebih dari sekadar oleh-oleh tradisional Korea seperti mi instan dan rumput laut panggang.
Produk kesehatan, camilan, dan makanan siap santap menjadi barang yang wajib dibeli, dengan banyak pembelian didorong oleh rekomendasi media sosial.
Di Olive Young, pengaruh media sosial terlihat jelas di lorong-lorong toko, dengan pembeli internasional memeriksa ponsel mereka sebelum mengambil produk seperti probiotik dan jelly konjak.
Keripik merek sendiri Olive Young juga termasuk produk terpopuler, dengan turis China khususnya mengatakan mereka menemukan produk tersebut di platform media sosial Xiaohongshu.
"Saya tahu keripik Olive Young ini karena sedang tren di Xiaohongshu, jadi saya mencobanya," kata Xiaorong, turis asal China berusia 24 tahun.
"Rasanya enak, jadi saya beli banyak untuk diberikan kepada teman-teman di rumah."
Aygul, turis asal Turkmenistan berusia 34 tahun, memasukkan protein shake dan gummy melatonin ke keranjangnya setelah menemukannya melalui TikTok.
>>> Seoul Tourism Organization Pamerkan Wisata Seoul di Bangkok untuk Menarik Turis Thailand
"Saya melihat protein shake ini di TikTok. Katanya efeknya bagus, karena jika diminum sebelum makan, kamu tidak akan makan terlalu banyak," ujarnya.
Daftar belanjaannya, bagaimanapun, melampaui produk kesehatan. "Makanan favorit saya di Korea adalah ramyeon.
