Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengungkapkan bahwa lulusan pendidikan vokasi memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang lebih tinggi dibandingkan lulusan sarjana.
Berdasarkan tracer study yang dilakukan sepanjang 2021 hingga 2024, tingkat penyerapan tenaga kerja lulusan vokasi mencapai sekitar 77 persen.
>>> Gejolak Bursa Korsel Mereda, Leverage Turun
Sementara itu, lulusan pendidikan akademik tercatat memiliki tingkat penyerapan sebesar 72 persen.
"Jadi penyerapan ke tenaga kerja vokasi lebih tinggi daripada lulusan akademik S1," jelas Stella dalam Talkshow Pionir Permadani di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, dikutip Minggu (8/8).
>>> Chelsea Bungkam AC Milan 3-0 di Indonesia Super Cup 2026, Joao Pedro Bersinar di SUGBK
Di hadapan 1.945 mahasiswa baru Sekolah Vokasi UGM, Stella menepis anggapan bahwa lulusan pendidikan vokasi sulit diterima di dunia kerja.
Menurutnya, pendidikan vokasi justru memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
>>> Inflasi AS Diperkirakan Mereda, CPI Naik Tipis pada Juli
"Per hari ini, industri dan pasar membutuhkan tenaga kerja terampil yang siap kerja," imbuhnya.
