Serangan terbaru terjadi dua hari setelah kerajaan menandatangani pakta pertahanan dengan sekutu Sunni, Turki dan Pakistan, sebagai respons terhadap ketidakstabilan regional yang meningkat akibat perang AS-Israel dengan Iran.
ADNOC, perusahaan minyak milik negara di Uni Emirat Arab, mengatakan pada Jumat bahwa 15 kapalnya telah diserang saat melintasi Selat Hormuz sejak awal konflik.
Sementara itu, militer Ukraina terus menyerang infrastruktur energi Rusia. Serangan Ukraina menghantam kilang minyak Taneco di Tatarstan dan pabrik petrokimia ZapSibNeftekhim di wilayah Tyumen, Rusia.
>>> Pramono Anung Targetkan Persija Juara Liga Bersama Shin Tae-yong, Jadi Kado 500 Tahun Jakarta
Di sisi pasokan AS, stok minyak mentah di Cadangan Strategis AS turun sekitar 6,1 juta barel menjadi 298,7 juta barel pekan lalu, level terendah sejak Januari 1983, menurut data dari Departemen Energi.
