>>> Google Pixel Watch 5 Resmi Meluncur, Bawa Gemini AI dan Fitur Deteksi Darurat Napas
"Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai sengaja, ya, jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas," tambah Chris.
Pihak Sarwendah kini juga meminta tim Ruben Onsu untuk tidak lagi menggiring narasi bahwa kabar mengenai masalah kesehatan ini merupakan berita bohong.
Ia mengimbau semua pihak untuk menyelesaikannya secara terbuka di persidangan tanpa harus melempar opini ke publik.
Sebelumnya, pada awal Agustus 2026, pihak Ruben Onsu meminta isu soal presenter tersebut positif HIV yang beredar di media sosial dihentikan.
Mereka juga menunjukkan hasil uji lab yang diklaim "non-reaktif."
Minola Sebayang selaku pengacara sempat menjelaskan di media sosialnya bahwa hasil tes Ruben adalah "non-reaktif" dengan menunjukkan sejumlah dokumen hasil pengujian laboratorium.
Dalam tes HIV, hanya dikenal "reaktif" atau "non-reaktif" sebagai langkah kehati-hatian mengingat sifat virus HIV yang memiliki masa jendela atau window period.
Meski begitu, hasil non-reaktif bisa dianggap negatif bila konsisten dalam beberapa kali pengetesan hingga lepas masa jendela.
"Yang penting non-reaktif, tutup! Enggak usah dipersoalkan dan karena itu juga untuk melindungi kepentingan dan masa depan anak-anak," kata Minola.
"Yang perlu kita lindungi adalah anak-anak ya.
Karena pasti yang akan mendapatkan kerugian itu adalah anak-anak jika kemudian berita tentang tiga huruf itu terus digoreng-goreng," lanjutnya.
Minola berharap masyarakat tidak lagi memperlebar pembahasan mengenai hal ini.
>>> Raffi Ahmad Targetkan Gelar Festival Musik Internasional ala Coachella di Indonesia
Menurutnya, klarifikasi yang sudah disampaikan sudah cukup untuk menjawab keraguan publik mengenai kesehatan Ruben Onsu.
