Ancaman Amerika Serikat untuk memberlakukan sanksi terberat dalam sejarah guna memaksa Iran tunduk pada tuntutannya setelah hampir enam bulan perang telah memunculkan prospek eskalasi baru di kawasan Teluk.
Bagaimana Iran dapat merespons tekanan ekonomi tersebut? Salah satu opsi yang mengemuka adalah menghentikan ekspor minyak.
>>> Karhutla Kalimantan: 4 Perusahaan Sawit Diselidiki, 72 Orang Jadi Tersangka
Mohsen Rezaei, mantan kepala Garda Revolusi dan sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, telah mengancam akan menghentikan ekspor minyak.
Ia menyatakan, "Jika perang ekonomi berlanjut, tidak setetes minyak pun akan diekspor, baik melalui Selat Hormuz maupun dari tempat lain di Teluk Persia."
Serangan dan ancaman Iran terhadap pelayaran telah menghentikan sebagian besar lalu lintas melalui Selat Hormuz, jalur air yang sebelumnya membawa sekitar seperlima energi global.
Meskipun beberapa kapal tanker minyak telah melintasi selat tersebut dalam beberapa pekan terakhir, volumenya masih sangat rendah.
Pada hari Minggu, Iran memasukkan 45 kapal tanker ke daftar hitam karena dianggap gagal mematuhi aturan yang ingin diterapkan pada pelayaran Hormuz.
Serangan rudal, drone, atau kapal cepat terhadap kapal tanker yang mencoba meninggalkan Teluk telah berulang kali mendorong kenaikan harga minyak selama enam bulan konflik.
Ancaman terhadap Pelayaran Laut Merah
Sekutu Houthi Iran telah membatasi pelayaran Laut Merah dengan serangan dan ancaman blokade terhadap semua pelayaran Arab Saudi.
Serangan tersebut awalnya hanya menghentikan sebagian kapal, dengan lebih dari separuh masih bisa lewat pada pertengahan Agustus.
Namun, situasi menjadi sulit bagi pengirim barang karena perusahaan pelayaran China kini mengalihkan rute menjauhi Bab el-Mandeb, menurut sumber industri.
Serangan lebih lanjut, seperti yang menargetkan kapal di lepas terminal minyak utama Arab Saudi di Yanbu pada hari Senin atau serangan drone di dekat Terusan Suez pada awal Agustus, dapat meningkatkan kekhawatiran pasar minyak dan harga minyak mentah.