Komisaris Ekonomi Eropa, Valdis Dombrovskis, setuju bahwa China adalah sumber utama ketimpangan ekonomi, tetapi menekankan AS dan Eropa juga memiliki peran dalam menyeimbangkan.
>>> Sita 720 Slop Rokok Ilegal di Kalideres, Polisi Tangkap Satu Orang
Sementara itu, Menteri Keuangan Jerman, Lars Klingbeil, menyebut perang yang dipimpin AS dan Israel melawan Iran serta sengketa tarif AS sebagai penyebab ketidakpastian yang menghambat ekonomi global.
'Ketidakpastian adalah racun bagi pertumbuhan ekonomi. Konflik tarif yang dilakukan AS, seperti sengketa dengan Kanada, menghancurkan kepercayaan,' kata Klingbeil.
Komunike Bersama Sulit Dicapai
Belum jelas apakah AS mampu menyatukan forum yang beragam ini untuk menyepakati komunike bersama tentang cara mengurangi ketimpangan global.
China menunjukkan sedikit minat pada seruan untuk mengurangi subsidi industri dan menyeimbangkan ekonominya, sementara yuan tetap undervalued.
Beijing juga memanfaatkan dominasinya dalam pemrosesan mineral kritis dengan memberlakukan pembatasan ekspor tanah jarang pada April 2025, sebagai respons terhadap tarif Trump yang juga berdampak pada perusahaan non-AS.
Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, mengatakan dia telah menyampaikan kepada rekan-rekan G20 bahwa pembatasan ekspor mineral kritis yang sewenang-wenang merugikan ekonomi global dan harus dicabut.
Para pejabat mengatakan bagian tentang ketimpangan global dalam komunike yang direncanakan sangat sulit, dengan China menentang penyebutan 'ekonomi non-pasar' atau kata-kata tegas tentang pembatasan pasokan mineral kritis.
Negara-negara Eropa juga ingin memasukkan bahasa yang mengkritik perang Rusia di Ukraina, dan mereka kecewa karena rekan Rusia hadir untuk pertama kalinya sejak invasi 2022.
Aksi jual obligasi global semakin dalam pada Selasa, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun Jepang mencapai 3 persen untuk pertama kalinya sejak 1996.
Ini merupakan manifestasi terbaru dari kekhawatiran investor tentang inflasi yang didorong energi, potensi pengetatan moneter, dan kondisi fiskal yang memburuk.
Pejabat Treasury AS mengatakan Bessent telah menyerukan kebijakan moneter yang sehat untuk mengikat ekspektasi inflasi dan menghindari volatilitas mata uang yang berlebihan dalam pertemuannya dengan Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda.
>>> Presiden Iran Serukan Kembali ke Gencatan Senjata, Puji Dukungan Rusia
Bessent juga menyatakan keyakinannya bahwa pemerintah Jepang dan BOJ akan melakukan hal-hal yang mengarah pada yen yang lebih kuat.