unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle AI Siap Ubah Wisata Hadong: Enam Perusahaan Teknologi Terpilih
Lifestyle

AI Siap Ubah Wisata Hadong: Enam Perusahaan Teknologi Terpilih

Pemandangan kuil Ssanggye di Hadong dengan teknologi AI
AI Siap Ubah Wisata Hadong: Enam Perusahaan Teknologi Terpilih
A A Ukuran Teks16px

Organisasi Pariwisata Korea (KTO) telah menunjuk enam perusahaan teknologi untuk menguji layanan kecerdasan buatan (AI) di sejumlah lokasi wisata utama di Hadong, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Proyek yang diumumkan pada Jumat ini bertujuan mengatasi berbagai masalah, mulai dari kepadatan pengunjung, kemacetan parkir, hingga keterbatasan bantuan multibahasa bagi wisatawan mancanegara.

>>> Museum Nasional Korea Ubah Artefak Kuno Jadi Sensasi Kostum

Ssanggye Temple, kuil Buddha bersejarah di Taman Nasional Jirisan, menarik lebih dari 500.000 pengunjung setiap tahunnya.

Sementara itu, Pasar Hwagaejangteo dikunjungi sekitar satu juta orang per tahun, menurut KTO.

Lokasi-lokasi tersebut menghadapi tantangan khusus saat musim bunga sakura dan dedaunan musim gugur, ketika keramaian dapat menimbulkan masalah keamanan serta menyulitkan pergerakan dan parkir.

Lima Area Solusi AI

KTO mengidentifikasi lima area untuk solusi berbasis AI: peta dan rute yang disesuaikan, analisis kepadatan pengunjung, informasi multibahasa, pemantauan kemacetan parkir, dan layanan personal.

Keenam perusahaan yang terpilih adalah Freegrow, Deeping Source, XL8. ai, Intflow, CFlat AI, dan Tail Studio.

Freegrow akan menyediakan rute perjalanan yang disesuaikan melalui layanan pemetaan berbasis AI, sementara Deeping Source akan menganalisis kemacetan pejalan kaki dan kendaraan.

>>> Kafe Ramah Pelari Muncul di Korea, Tanda Gaya Hidup Sehat Makin Populer

XL8.

ai akan memberikan informasi pariwisata multibahasa dan layanan pemandu AI, sedangkan Intflow akan menggunakan rekaman kamera sirkuit tertutup untuk menganalisis kepadatan tempat parkir.

CFlat AI akan mengembangkan layanan digital human AI, dan Tail Studio akan membuat konten video AI yang dipersonalisasi.

KTO berencana memulai demonstrasi lapangan pada bulan September dengan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menguji teknologi di lingkungan pariwisata nyata.

Kim Young-mi, Direktur Divisi Inovasi AI Pariwisata di KTO, mengatakan proyek ini merupakan peluang berarti untuk menyelesaikan tantangan pariwisata lokal melalui kolaborasi dengan perusahaan swasta berteknologi tinggi.

>>> Korea Times Resmi Luncurkan Program Global Supporters 2026 dengan 50 Mahasiswa dari 41 Negara

Kim menambahkan bahwa organisasi akan terus memperluas kemitraan semacam ini untuk mengatasi ketidaknyamanan yang dihadapi pengunjung di destinasi regional.

📰 Update Terbaru