unique visitors counter
⌂ Beranda News 25 Tahun Setelah 9/11, Warga Amerika Kenang Serangan yang Mengubah Bangsa
News

25 Tahun Setelah 9/11, Warga Amerika Kenang Serangan yang Mengubah Bangsa

25 Tahun Setelah 9/11, Warga Amerika Kenang Serangan yang Mengubah Bangsa
25 Tahun Setelah 9/11, Warga Amerika Kenang Serangan yang Mengubah Bangsa
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Ayah Caroline Ogonowski, John, adalah kapten Penerbangan 11 yang lepas landas dari Boston 47 menit sebelum menghantam Menara Utara.

Ogonowski, kini 39 tahun, melahirkan bayi pertamanya tahun ini dan memberinya nama sesuai nama ayahnya.

Ia membawa bayi itu ke makam ayahnya pekan lalu dan menghadiri upacara peringatan di Boston pada Jumat.

"Tahun ini, ada kesedihan baru karena mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah saling mengenal," kata Ogonowski, yang bekerja di bidang bantuan bencana dan kemanusiaan, dalam wawancara telepon.

"Ayah saya tidak akan pernah mengenal cucunya. Dan anak saya tidak akan pernah mengenal kakeknya."

"Kami berutang kepada ayah saya dan semua orang yang hilang hari itu untuk memastikan kami terus mengajarkan generasi mendatang tentang apa yang terjadi, tentang siapa orang-orang ini, siapa para pahlawan ini, bagaimana negara kami bersatu dan menjadi lebih kuat karenanya," tambahnya.

Warisan yang Bertahan

Satu generasi warga Amerika telah tumbuh sejak 2001, terlalu muda untuk mengingat serangan itu, tetapi hidup mereka berubah secara fundamental karenanya.

Serangan itu memulai "perang melawan teror," yang berujung pada invasi Amerika ke Afghanistan dan Irak yang berlangsung bertahun-tahun.

Reaksi publik yang muncul kemudian membantu mendorong kebangkitan Trump satu dekade lalu, ketika ia bersumpah tidak akan memulai keterlibatan luar negeri baru.

Janji itu kini diuji oleh perang Iran.

Di dalam negeri, warga Amerika menyatakan solidaritas dan patriotisme mendalam, serta duka, tak lama setelah serangan.

Namun pada saat yang sama, warga Muslim Amerika dan imigran dari negara berpenduduk mayoritas Muslim menghadapi peningkatan prasangka dan kejahatan kebencian.

Jajak pendapat publik menemukan 9/11 masih mewarnai persepsi warga Amerika terhadap Muslim hingga hari ini.

📰 Update Terbaru