Jalur tambahan itu adalah film bisa mendaftarkan dirinya sendiri tetapi harus memenangkan kompetisi utama di festival-festival film yang sudah ditentukan, yaitu Toronto International Film Festival, Berlin International Film Festival, Cannes Film Festival, Venice Film Festival, dan Busan International Film Festival.
Empat Musim Pertiwi mengikuti kisah Pertiwi (Putri Marino) yang kembali ke kampung halaman terpencilnya setelah 20 tahun demi menata ulang hidupnya.
Saat ia pergi dulu, masuknya aliran listrik sempat membawa harapan bagi desa tersebut.
Namun ternyata fasilitas itu tidak banyak membawa perubahan berarti.
Desa itu justru terasa lebih kelam dari sebelumnya.
Situasi pun terasa berat: sahabatnya menikah dengan mantan kekasihnya, orang tuanya bersikap memusuhi kepulangannya, dan sosok keibuan yang dulu menjadi tempatnya mencari kenyamanan telah terusir.
Yang terparah, orang-orang yang dulu menjebloskannya ke penjara kini justru menjadi pihak yang paling berkuasa.