عِبَادَاللهِ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَر.
Penutup: Dari Mimbar ke Dalam Hati
Demikianlah naskah khutbah Jumat edisi 25 September 2026 ini disusun. Semoga peringatan Maulid Nabi dan nasihat yang disampaikan di atas mimbar-mimbar Jumat nanti tidak berhenti di telinga, melainkan meresap hingga ke dasar hati.
Peringatan Maulid haruslah menjadi sarana bagi kita untuk menambah wawasan tentang kehidupan Nabi SAW, kemudian mengamalkan dan mengkontekstualisasikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Karena pada akhirnya, teladan moralitas yang baik bukan hanya tentang apa yang kita ketahui, tetapi tentang apa yang kita lakukan.