Warga Greenland Terbelah
Pitanguaq Mikissen, 69 tahun, pensiunan asisten kapal, menilai pembukaan kembali beberapa pangkalan lama AS memberi keamanan lebih bagi 57.000 penduduk Greenland.
Namun, tidak semua warga senang. Jensia Dam-Davidsen, 40 tahun, guru vokal dan paduan suara, menilai Trump pandai menciptakan kekhawatiran dan ketakutan.
Menurutnya, kesepakatan itu tampak salah dalam segala hal, terutama karena Denmark telah memperluas kehadiran militernya di Greenland.
Denmark memang meningkatkan jejak militernya di Greenland sejak ancaman Trump memuncak pada Januari. Langkah itu mencakup penambahan pasukan, peningkatan belanja pertahanan Arktik, dan latihan bersama sekutu.
Walikota Kujalleq, Malene Vahl Rasmussen, menegaskan perluasan militer AS harus menghormati cara hidup warga Greenland. Hal itu penting untuk melindungi aktivitas berburu dan menangkap ikan.
Ia menilai kepercayaan tidak bisa langsung pulih hanya karena kesepakatan ditandatangani. Menurutnya, kepercayaan harus dibangun kembali dalam kemitraan tersebut.
Sebagian warga Greenland khawatir aktivitas militer yang meningkat, termasuk lalu lintas pesawat dan kapal, dapat mengganggu area berburu dan menangkap ikan.
Kesepakatan itu menyatakan aktivitas tersebut harus menghormati masyarakat dan cara hidup tradisional Greenland.