Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyatakan Washington terbuka untuk memperpanjang gencatan dagang dengan China yang akan berakhir pada 10 November.
Pernyataan itu disampaikan Bessent pada Rabu seusai bertemu Wakil Perdana Menteri China He Lifeng.
Pertemuan tersebut menjadi persiapan menjelang KTT antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Bessent tidak merinci isi potensi kesepakatan dagang yang lebih besar antara kedua negara.
Pertemuan dengan He merupakan yang kedua dalam empat hari terakhir.
Trump dan Xi dijadwalkan membahas sejumlah isu tersebut di Gedung Putih pada Kamis.
Menurut Bessent, pihak China pada Minggu mengusulkan gagasan kesepakatan yang lebih besar.
Ia menyebut tahun ini berpotensi menjadi tahun bersejarah karena para pemimpin kedua negara dapat bertemu hingga empat kali.
Pertemuan di Gedung Putih disebut sebagai pertemuan kedua, setelah Shenzhen dan sebelum Miami.
Bessent menegaskan AS terbuka pada opsi melanjutkan pengaturan Busan atau meninjau kesepakatan yang lebih besar.
Ia menyatakan pihaknya akan mengambil langkah yang terbaik bagi rakyat Amerika.
Sebelumnya, Bessent menggambarkan pertemuan di kantor pusat Bank Dunia di Washington sebagai upaya merampungkan sejumlah urusan yang belum selesai.
Ia juga menyebut pemerintahan Trump menginginkan stabilitas strategis yang berbasis timbal balik dan keadilan.
Pernyataan Bessent setelah pertemuan itu menjadi sinyal terkuat bahwa perpanjangan gencatan dagang yang disepakati tahun lalu di Busan, Korea Selatan, masuk agenda KTT Trump-Xi.
Bessent, He, dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer bertemu di New York pada Minggu untuk menyiapkan potensi kesepakatan dagang dan kecerdasan buatan yang akan dibahas para pemimpin.