unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Vietnam Takluk 0-2, Kim Sang-sik Sampaikan Permintaan Maaf
News

Vietnam Takluk 0-2, Kim Sang-sik Sampaikan Permintaan Maaf

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik memberikan instruksi kepada pemain
Vietnam Takluk 0-2, Kim Sang-sik Sampaikan Permintaan Maaf
A A Ukuran Teks16px

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik menyampaikan permohonan maaf setelah timnya takluk 0-2 dari Thailand pada laga kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026.

Duel berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) malam WIB.

Hasil itu membuat langkah Vietnam meraih trofi turnamen otomatis gagal karena aturan head-to-head menempatkan Thailand di puncak klasemen grup.

Vietnam kini harus mengalihkan fokus untuk mengamankan posisi kedua demi melaju ke babak perebutan tempat ketiga.

Kekalahan tersebut juga memutus rekor tak terkalahkan Vietnam dalam 28 pertandingan terakhir.

Rotasi pemain yang cukup besar serta persiapan tim yang kurang maksimal dinilai menjadi penyebab utama hasil minor itu.

Kim Sang-sik Akui Tanggung Jawab

"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf kepada para penggemar. Para pemain kami telah berusaha sebaik mungkin," kata Kim Sang-sik.

Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui telah menyiapkan strategi berbeda pada setiap babak, tetapi hasilnya belum sesuai harapan.

"Saya mengembangkan rencana taktik yang berbeda untuk kedua babak, tetapi hasil akhirnya sangat disayangkan," ujarnya.

Kim menegaskan kesiapannya untuk bertanggung jawab penuh atas kekalahan dari tim rival tersebut.

"Tim nasional Vietnam melakukan banyak perubahan pada susunan pemain. Saya juga ingin menunjukkan bahwa mungkin persiapan kami yang sebenarnya agak kurang," kata Kim.

Selain faktor taktik dan persiapan, absennya penyerang Nguyen Xuan Son akibat cedera turut mengurangi ketajaman lini depan Vietnam.

Kim menyebut ketidakhadiran sang penyerang sangat memengaruhi hasil laga.

"Mungkin jika dia ada di lapangan, dia bisa saja mencetak gol hari ini. Tapi itu hanya kemungkinan, hanya 'kemungkinan'," ujar Kim.

Meskipun membutuhkan tenaga Xuan Son, Kim memilih untuk tidak mengambil risiko dan membiarkan pemainnya memulihkan cedera secara penuh.

"Saya masih perlu berhati-hati karena absennya Xuan Son dan terus fokus pada pertandingan melawan Pakistan," kata Kim.

Ia juga memuji perjuangan para pemain lain yang telah tampil maksimal di lapangan.

"Para pemain lainnya sangat penting dan mereka memberikan yang terbaik. Sebagai pelatih kepala, saya perlu terus berpikir dengan cermat," ujar Kim.

Lini tengah Vietnam sempat mengalami kesulitan pada babak pertama hingga perubahan taktik dilakukan usai jeda.

Namun, kegagalan memanfaatkan peluang serta gol tambahan lawan menutup laga.

"Kami masih memiliki satu pertandingan melawan Pakistan... Yang harus kami lakukan adalah berusaha sebaik mungkin.

Para pemain telah mempersiapkan diri dengan sangat baik dan benar-benar telah memberikan yang terbaik," kata Kim.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru