unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Guehi Sebut Sembilan Kebobolan Man City Bagian Adaptasi, Bukan Alarm
News

Guehi Sebut Sembilan Kebobolan Man City Bagian Adaptasi, Bukan Alarm

Bek Manchester City Marc Guehi saat pertandingan
Guehi Sebut Sembilan Kebobolan Man City Bagian Adaptasi, Bukan Alarm
A A Ukuran Teks16px

Marc Guehi menegaskan sembilan gol yang bersarang ke gawang Manchester City dalam tiga pertandingan kandang terakhir bukan alasan untuk khawatir.

Menurutnya, catatan itu perlu dilihat dalam konteks adaptasi skuad terhadap sistem permainan yang diterapkan Enzo Maresca.

Sorotan terhadap pertahanan Manchester City mengemuka menjelang laga melawan AEK Athens di Stadion Etihad pada Rabu (21/10/2026) dini hari WIB.

Dalam tiga laga kandang terakhir, Ipswich Town mencetak dua gol, Sunderland menyarangkan tiga gol, dan Paris Saint-Germain membobol gawang mereka empat kali.

Meski demikian, Manchester City tetap mempertahankan rekor tujuh kemenangan beruntun di Liga Inggris.

Fokus pada Proses Adaptasi

Guehi menilai jumlah gol yang diterima tim tidak bisa dinilai tanpa mempertimbangkan situasi secara keseluruhan.

"Saya tidak akan mengatakan [kebobolan gol-gol itu] sebagai suatu kekhawatiran. Ada banyak hal yang harus kita pertimbangkan," ujar Guehi.

Ia menjelaskan para pemain masih berusaha memahami sistem permainan yang diinginkan Maresca.

Guehi berharap proses tersebut membantu tim belajar dan berkembang seiring waktu.

Evaluasi menjadi bagian dari upaya perbaikan performa Manchester City.

Guehi menyebut tim telah menggelar sejumlah pertemuan dan meninjau rekaman pertandingan untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki.

"Sudah banyak pertemuan dan peninjauan cuplikan di dalam ruangan," ujarnya.

Ia juga mengakui masih ada aspek permainan yang dapat ditingkatkan, termasuk penampilannya sendiri pada pertandingan terakhir.

"Di pertandingan terakhir saya tahu saya bisa bermain lebih baik, tapi itulah sepak bola," kata Guehi.

Guehi mengapresiasi dukungan rekan-rekan setim dalam memperkuat koordinasi pertahanan.

Menurutnya, proses belajar tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga melalui pembahasan rekaman pertandingan.

"Saya senang memiliki rekan satu tim yang juga membantu saya di sisi pertahanan," ujarnya.

Ia menilai diskusi taktik dan analisis video membantu pemain memahami kekurangan masing-masing.

Guehi juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

"Jika memungkinkan, kami akan turun ke lapangan untuk membahas berbagai hal dan taktik, tetapi yang terpenting adalah pemulihan, tidur, dan memastikan tubuh dalam kondisi prima," katanya.

Guehi mengambil tanggung jawab pribadi atas gol-gol yang terjadi pada pertandingan terakhir.

Ia menilai evaluasi terhadap kesalahan individu perlu dilakukan bersamaan dengan perbaikan kolektif di lini pertahanan.

"Ada pekerjaan yang bisa kami lakukan sebagai tim, tetapi ketika saya melihat gol-gol di akhir pekan lalu, itu tanggung jawab saya," tandas Guehi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru