SURABAYA, SURABAYAINSIDE.com - Di Bandung, memilih siomay pada dasarnya memilih gaya saus kacangnya: pekat dan gurih tajam, atau lembut dan manis. Enam tempat ini mewakili spektrumnya — sekaligus jadi peta jajanan klasik kota kembang untuk 2026.
Yang Klasik, Rasa Ikannya Menonjol
Baso Tahu Siomay Bima di Jalan Maleber (Gang Bigung Yunan) adalah simbol siomay klasik Bandung: seporsi campur lengkap (tahu isi, telur, kol, pare) sekitar Rp15.000, saus kacangnya gurih tidak terlalu manis, pedasnya bisa diatur. Siomay Tahu Ikan Pak Ade alias Mang Ade di Jalan Ternate No. 3, Citarum menawarkan tahu ikan padat dan saus melimpah dari gerobak sederhana, sekitar Rp15.000–Rp25.000 per porsi (ada info per buah mulai ±Rp1.700).
Yang Legendaris dan Bisa Jadi Oleh-oleh
Batagor & Siomay Kingsley di Jalan Veteran, Kebon Pisang sudah berdiri sejak 1982. Siomay tenggirinya kenyal-lembut dengan saus kacang gurih; harga siomay mulai ±Rp30.000. Nilai plusnya: menu lengkap dari batagor sampai yamin, dan ada kemasan oleh-oleh — praktis untuk wisatawan yang berburu buah tangan khas Bandung.
Yang Saus Kacangnya Pekat
Baso Tahu Tulen di Jalan Buah Batu (Turangga, Lengkong) memakai ikan dan sagu lokal untuk tekstur padat-kenyal, dengan saus pekat manis-gurih di kisaran Rp25.000–Rp50.000. Culinary Basta 1975 di Jalan Ciganitri, Cangkuang mengusung resep yang dipertahankan sejak 1975: siomay kenyal, saus melimpah, aroma kacang kuat (harga pastinya sebaiknya ditanyakan langsung karena belum konsisten antar sumber).
Yang Sausnya Lembut dan Tempatnya Nyaman
Baso Tahu Apih di Cibangkong, Andir adalah pengecualian yang menyenangkan: saus kacangnya lembut, sedikit manis, aromanya kuat, di harga sekitar Rp15.000–Rp25.000 — dengan area makan yang relatif luas dan bersih untuk keluarga.
Enam gaya, satu kota. Sesuaikan dengan selera, bujet, dan rute perjalananmu; jam operasional sebagian tempat tidak tercantum, jadi datanglah di jam makan siang agar aman.