Panitia pelaksana Madura United mengubah keputusan soal penonton Derby Jatim melawan Arema FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat, 6 November 2026: suporter tuan rumah diizinkan hadir, sementara suporter tamu Arema FC tetap dilarang datang.
Keputusan awal yang sempat beredar adalah laga digelar tanpa penonton. Pertimbangan yang disebut adalah faktor keamanan dan riwayat pertemuan kedua kelompok suporter. Setelah itu, muncul inisiatif dari Aliansi Suporter Madura Bersatu yang mendorong agar suporter tuan rumah tetap bisa menyaksikan langsung timnya.
Konfirmasi Panpel
Panpel sekaligus SSO Madura United, Sapto Wahyono, mengonfirmasi bahwa suporter tuan rumah boleh hadir di stadion. Ia juga menegaskan target timnya pada laga tersebut, yakni meraih tiga poin di kandang sendiri.
Di sisi lain, larangan bagi Aremania tetap berlaku. Salah satu pertimbangan yang disebut adalah rute perjalanan suporter tamu yang melewati Surabaya serta rivalitas dengan Bonek, sehingga kehadiran suporter tamu dinilai berisiko.
Modal Madura United
Kabar baik bagi tuan rumah adalah kemungkinan kembalinya Lulinha. Kehadiran pemain tersebut diharapkan menambah kekuatan Madura United dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.
Kemenangan kandang juga punya arti penting di klasemen. Tiga poin dari Derby Jatim bisa membantu Madura United menjaga peluang finis di empat besar.