Kabar duka datang dari Pondok Pesantren Al-Illiyin, Wringinanom, Gresik. Gus Choirul Anwar, Kepala Yayasan Ponpes Al-Illiyin yang akrab disapa Gus Irul, berpulang pada Rabu, 4 November 2026.
Kabar wafatnya Gus Irul diumumkan melalui akun Instagram resmi pesantren, @ponpesalilliyin. Dalam pengumuman itu, almarhum disebut sebagai Bapak Kepala Yayasan Ponpes Al-Illiyin Sumberwaru. Pengumuman dari akun resmi pesantren tersebut menjadi pegangan utama bagi jemaah dan warganet yang mencari kepastian kabar duka ini, mengingat almarhum adalah figur sentral di lingkungan Ponpes Al-Illiyin.
Wafat dalam Kecelakaan Lalu Lintas
Menurut keterangan akun resmi pesantren tersebut, Gus Choirul Anwar wafat dalam kecelakaan lalu lintas di tol KM 78 arah Jakarta. Saat itu, almarhum tengah dalam perjalanan dari Merak menuju Jakarta. Keterangan ini berasal dari pihak pesantren; tidak ada keterangan kepolisian yang menyertai kabar duka tersebut.
Dengan demikian, almarhum berpulang bukan karena sakit, melainkan akibat kecelakaan dalam perjalanan, sebagaimana disampaikan akun resmi Ponpes Al-Illiyin.
Sudah Dimakamkan di Sumberwaru
Jenazah Gus Irul telah dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Pendopo Maqam Ponpes Al-Illiyin, Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik.
Video prosesi pemakaman almarhum beredar di TikTok. Akun @hamidmauladdawilah membagikan suasana rumah duka hingga menjelang pemakaman pada 5 November. Unggahan itu dibanjiri komentar warganet yang terkejut sekaligus menyampaikan belasungkawa. Keterkejutan itu bisa dipahami, sebab kepergian Gus Irul terasa begitu mendadak bagi banyak orang yang mengenalnya. Di sisi lain, rincian lebih jauh mengenai kecelakaan yang merenggut nyawa almarhum, seperti kendaraan yang terlibat atau ada tidaknya korban lain, tidak disebutkan dalam kabar yang beredar, dan tidak ada keterangan penyelidikan yang menyertainya. Karena itu, fakta yang bisa dipegang publik saat ini adalah keterangan resmi dari akun pesantren mengenai waktu, tempat kecelakaan, dan perjalanan yang sedang dilakukan almarhum.
Sehari Sebelumnya Masih Beraktivitas
Akun TikTok @bunda arzid bercerita, sehari sebelum wafat, ia masih berada satu rombongan dengan almarhum dari Lampung. Saat itu Gus Irul meninjau aula yang hendak direnovasi, sementara ia bertugas memasak untuk rombongan.
Ungkapan duka juga datang dari akun @Nissa Jr. yang menuliskan rasa kehilangannya. Kepergian Gus Choirul Anwar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Ponpes Al-Illiyin dan para santri. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.