Serangan Balasan Iran ke Israel Disebut Libatkan Rudal Hipersonik Fattah-2
Laporan terbaru menyebut Iran diduga mulai menggunakan rudal hipersonik Fattah-2 dalam rangkaian serangan balasan yang menargetkan kepentingan militer Amerika Serikat dan Israel.
Informasi tersebut disampaikan oleh sumber militer Iran kepada media regional Al Ghad, yang menyebut sistem persenjataan canggih itu diluncurkan dalam gelombang operasi terbaru setelah serangan terhadap sejumlah fasilitas strategis Iran.
Walau laporan tersebut beredar luas, pemerintah Iran hingga kini belum mempublikasikan rincian operasional ataupun konfirmasi resmi mengenai penggunaan rudal tersebut di medan tempur.
Beberapa rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan proyektil yang diyakini sebagai rudal hipersonik Iran berhasil menghindari intersepsi sejumlah sistem pertahanan udara.
Sejumlah laporan internasional juga menyebutkan rudal tersebut kemungkinan merupakan varian Fattah-2 yang mampu menembus lapisan sistem pertahanan Israel, termasuk Iron Dome.
Namun hingga saat ini, lokasi pasti peluncuran maupun jenis rudal yang digunakan belum dapat dipastikan melalui verifikasi independen.
Pengembangan teknologi hipersonik Iran
Iran pertama kali memperkenalkan Fattah-2 pada November 2023 sebagai evolusi dari rudal hipersonik sebelumnya, Fattah-1.
Korps Garda Revolusi Islam menyatakan sistem ini dirancang sebagai generasi baru rudal hipersonik yang dilengkapi kendaraan luncur hipersonik atau hypersonic glide vehicle.
Menurut klaim Teheran, rudal tersebut dapat mencapai kecepatan hingga Mach 15 atau sekitar lima belas kali kecepatan suara.
Jangkauan operasionalnya disebut mampu mencapai sekitar 1.500 kilometer.
Dengan radius tersebut, berbagai target potensial seperti wilayah Israel, pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk, hingga sebagian Eropa Timur berada dalam cakupan serangannya.
Sulit dilacak sistem pertahanan
Rudal hipersonik berbeda dari rudal balistik konvensional karena tidak mengikuti lintasan penerbangan yang tetap.
Kendaraan luncur hipersonik memungkinkan rudal bermanuver selama fase penerbangan sehingga lebih sulit dideteksi radar maupun dicegat sistem pertahanan udara.
Update Terbaru
Apa gabungan BoBoiBoy Sopan? Hadir sebagai Fusi Strategis dengan Kendali Angin dan Energi Cahaya
Selasa / 28-04-2026, 14:59 WIB
Kurikulum Berbasis Cinta Perkuat Pendidikan Karakter di Madrasah
Selasa / 28-04-2026, 14:47 WIB
Profil Donny Sucahya Pengusaha Digital dan Kisah Pernikahannya dengan Velia Christy
Selasa / 28-04-2026, 09:09 WIB
Kronologi Karyn Putri Viral di IKEA dan Perdebatan Soal Etika Self Service
Selasa / 28-04-2026, 09:07 WIB
Perbedaan SPMT dan SK CPNS Ini Fungsi yang Sering Membingungkan Peserta
Selasa / 28-04-2026, 09:05 WIB
Makna Disiden yang Diucapkan Prabowo ke Rocky Gerung Jadi Perbincangan Publik
Selasa / 28-04-2026, 09:03 WIB
Jin Xiu Ren Sheng Mod Apk 2026 Jadi Buruan Gamer, Ini Penjelasan Fitur dan Risikonya
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Kronologi Penyebab Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Berawal dari Taksi Mogok di Rel
Selasa / 28-04-2026, 09:02 WIB
Arti Against The World Viral di TikTok serta Panduan Ikut Tren Video Kebersamaan
Selasa / 28-04-2026, 08:42 WIB
Nama The Hacktivist Group 313 Mendadak Ramai Setelah eBay Down
Selasa / 28-04-2026, 08:34 WIB
Strava Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Komuter Sepeda hingga Generasi Paling Rajin Bersepeda
Senin / 27-04-2026, 19:00 WIB
Polisi Tutup Daycare Little Aresha Sorosutan Setelah Dugaan Kekerasan Anak Mencuat
Sabtu / 25-04-2026, 08:33 WIB
Kronologi Link Video Bandar Membara Batang, Awas Risiko Penyebaran Konten Pribadi
Jumat / 24-04-2026, 15:21 WIB
Lookism Chapter 604 Bahasa Indonesia English raw, Hadiah Park Jinyoung
Kamis / 23-04-2026, 20:14 WIB





