Washington – Amerika Serikat dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan konflik mereka, kata seorang pejabat senior AS pada Jumat (13/6).
Pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu mengatakan tim negosiasi telah membawa kedua pihak ke posisi yang sangat baik.
>>> Spacex Melonjak 25% di Debut Wall Street, Elon Musk Jadi Triliuner Pertama
“Kami belum benar-benar di garis akhir, tetapi kami sangat dekat,” ujarnya kepada wartawan.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa Washington memperkirakan akan menandatangani kesepakatan awal dalam beberapa hari ke depan.
Isi Kesepakatan
Nota kesepahaman (MOU) yang dirundingkan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade AS di pelabuhan-pelabuhan Iran.
Kesepakatan itu juga akan mengarah pada pembongkaran program nuklir Iran. Uranium yang sangat diperkaya akan dimusnahkan di tempat dan kemudian dibawa keluar dari negara tersebut.
>>> AS Perketat Izin Ekspor Alat Medis Tertentu ke Korea Utara
Selain itu, terdapat rezim inspeksi untuk memastikan kesepakatan dapat ditegakkan dalam jangka panjang.
Pejabat itu menegaskan bahwa Iran tidak akan mendapatkan imbalan apa pun saat penandatanganan MOU. “Mereka mendapat imbalan ekonomi jika memenuhi kewajiban mereka,” katanya.
Jika Iran menyerahkan bahan nuklir sesuai janji, mereka akan mendapatkan sesuatu. Jika membongkar fasilitas nuklir, mereka akan mendapatkan imbalan lain.
>>> Anggota DPR AS Ajukan Resolusi Hormati Kontribusi Mantan Politisi untuk Aliansi Korsel-AS
Pencabutan sanksi dan pembekuan aset Iran akan dilakukan jika Iran mematuhi kesepakatan.