Saham SpaceX melonjak 25% pada hari pertama perdagangan di bursa Nasdaq, Jumat (13/6/2026). Kenaikan ini menjadikan Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia.
Saham dibuka pada harga US$150 dan melesat ke US$168,90 pada pukul 12.50 waktu setempat.
>>> AS Perketat Izin Ekspor Alat Medis Tertentu ke Korea Utara
Kapitalisasi pasar perusahaan mencapai US$2,21 triliun.
Menurut Forbes, kekayaan bersih Musk kini diperkirakan mencapai US$1,1 triliun. Ia juga merupakan pemegang saham utama dan CEO Tesla.
IPO Terbesar dalam Sejarah
Spacex mengumpulkan dana sebesar US$75 miliar dari penawaran umum perdana (IPO) ini. Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Saudi Aramco pada 2019.
Harga saham IPO ditetapkan sebesar US$135 per lembar. Baik investor institusi maupun ritel antusias membeli saham perusahaan roket milik Musk.
Musk merayakan pembukaan perdagangan dengan membunyikan bel Nasdaq dari Starbase, Texas Selatan. Ia menegaskan kembali ambisinya untuk "menjadikan kehidupan multiplanet".
Ambisi Besar di Balik IPO
Spacex membutuhkan dana besar untuk mendanai proyek ambisiusnya. Perusahaan berencana menempatkan satelit dan pusat data di luar angkasa serta membangun koloni di Mars.
>>> Anggota DPR AS Ajukan Resolusi Hormati Kontribusi Mantan Politisi untuk Aliansi Korsel-AS
"Bukan hanya beberapa astronot, maksud saya secara harfiah Anda," kata Musk. "Siapa pun yang menonton ini, Spacex ingin bisa membawa Anda ke bulan, ke Mars, dan akhirnya melampauinya."
Meskipun Spacex masih merugi miliaran dolar per tahun, antusiasme terhadap IPO tetap tinggi. Antara awal 2025 hingga 31 Maret 2026, perusahaan mencatat kerugian US$8,7 miliar.
Prospek dan Kontroversi
Analis Morningstar menilai IPO ini "terlalu mahal" karena teknologi yang belum terbukti dan kebutuhan modal besar. Mereka memperkirakan nilai wajar Spacex hanya US$780 miliar.
Namun, Musk telah berulang kali membuktikan kemampuannya. Ia menciptakan kekayaan dari Zip2 dan PayPal, lalu mendirikan Spacex dan berinvestasi di Tesla.
Tesla sendiri telah memberikan imbal hasil 20.000% sejak IPO pada 2010, menciptakan kekayaan investor lebih dari US$1,2 triliun.
Spacex menjadi perusahaan pertama dari tiga perusahaan "megacap" yang akan go public tahun ini. Anthropic dan OpenAI dijadwalkan menyusul.
>>> Iran Setuju Bubarkan Program Nuklir dalam Kesepakatan dengan AS
Nasdaq bahkan merevisi aturannya agar Spacex bisa masuk ke dalam indeks dalam 15 hari. Hal ini memicu kekhawatiran investor dana pensiun yang terpaksa memiliki saham perusahaan tersebut.