Produsen chip kecerdasan buatan (AI) asal China, Moore Threads Technology Co., mengumumkan rencana untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong pada "waktu yang tepat".
Langkah ini diambil setelah harga saham perusahaan melonjak lebih dari 420% sejak debutnya di Bursa Saham Shanghai tahun lalu.
>>> Awal Pertengkaran Pelaku dan Korban Mutilasi di Depok Terungkap
Strategi Internasionalisasi
Perusahaan yang bermarkas di Beijing ini berencana mencatatkan sahamnya di Hong Kong untuk memperdalam strategi internasionalisasi.
Selain itu, langkah ini juga bertujuan menarik talenta riset dan pengembangan (R&D) serta manajemen yang unggul, menurut pengajuan yang dirilis pada hari Minggu.
Kinerja Keuangan
Moore Threads melaporkan kerugian bersih sebesar 11,6 juta yuan atau US$1,72 juta (setara Rp30,78 miliar) pada paruh pertama tahun ini.
>>> Deretan Mobil Harga Maksimal Rp250 Juta di GIIAS 2026
Angka tersebut turun signifikan dibandingkan kerugian 270,9 juta yuan pada periode yang sama tahun lalu.
Pendapatan perusahaan melonjak 147% menjadi 1,74 miliar yuan pada Januari-Juni.
>>> Ramalan Data IHK Amerika pada Juli 2026: Naik Tipis 0,1%
"Perusahaan akan mempertimbangkan sepenuhnya kepentingan pemegang saham existing serta kondisi pasar modal domestik dan luar negeri, memilih waktu dan jendela penawaran yang tepat untuk menyelesaikan penawaran dan pencatatan saham," kata Moore Threads.
