unique visitors counter
⌂ Beranda News Pramono: Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

Pramono: Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

Pramono: Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK 2
A A Ukuran Teks16px

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, pada Minggu (17/5/2026).

Menurut Pramono, kelenteng ini tidak hanya sekadar bangunan fisik, melainkan simbol penting keharmonisan, persatuan, kebersamaan, dan toleransi antarumat beragama di Jakarta.

>>> Manchester United Finis Peringkat Tiga Liga Inggris Usai Kalahkan Forest 3-2

IN2

Ia berharap kelenteng tersebut dapat menjadi pusat interaksi sosial, pelestarian budaya, sekaligus destinasi wisata religi dan budaya.

Simbol Keberagaman dan Toleransi

Dalam sambutannya, Pramono mengapresiasi gotong royong umat, pengurus Yayasan Sanggar Sinar Suci, dan berbagai pihak yang membangun kelenteng ini.

Ia menekankan bahwa keberagaman merupakan salah satu fondasi utama pembangunan Jakarta sebagai kota global.

in2

Kemajuan kota tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari harmoni sosial dan kualitas kehidupan spiritual masyarakat.

Pramono menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung kebebasan beragama dan menyediakan ruang ibadah yang aman bagi warga.

Ia juga menyoroti kawasan Riverwalk Island PIK 2 yang menghadirkan berbagai rumah ibadah dalam satu area, seperti Masjid Al-Ikhlas, tempat ibadah Buddha, Kelenteng Tian Fu Gong, dan rencana pembangunan gereja Katolik.

Menurut Pramono, keberadaan empat rumah ibadah yang rukun ini mencerminkan keberagaman Indonesia.

>>> Perfect Crown dan Yumi's Cells 3 Kembali Puncaki Ranking Drama Terheboh Pekan Ini

"Kalau ada empat tempat ibadah di sini dan semuanya rukun, inilah cermin keberagaman yang harus kita jaga bersama," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun dikelola swasta, kawasan ini menunjukkan toleransi dan kebersamaan yang nyata.

Pramono juga menilai konsep pengembangan kawasan religi terpadu di PIK 2 memiliki daya tarik wisata yang besar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempertimbangkan pengembangan konektivitas transportasi menuju PIK 2, termasuk kemungkinan pembangunan jalur LRT yang terhubung dengan kawasan tersebut.

"Saya melihat potensi kawasan ini sangat besar.

Dengan konektivitas transportasi yang semakin baik, saya yakin kawasan ini akan menjadi magnet baru wisata religi dan budaya di Jakarta," kata Pramono.

>>> CORTIS Raih Kemenangan Keenam untuk "REDRED" di Music Core, Penampilan aespa hingga NMIXX

Pramono berharap kelenteng ini dapat berkembang menjadi pusat interaksi sosial yang menebarkan semangat kemanusiaan tanpa memandang perbedaan, sekaligus destinasi wisata religi dan budaya yang memperkuat identitas Jakarta sebagai kota global yang menghargai warisan tradisi.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati Editor:: Dwi Andini
📰 Update Terbaru