Lewat album itu, ONE OK ROCK menyuarakan keresahan melihat banyak pihak menjadi korban dari keegoisan kelompok.
Taka berharap album yang diproduseri oleh personel Green Day Rob Cavallo ini bisa mendetoksifikasi dari hal-hal negatif dan menjadi bentuk perlawanan terhadap distopia.
"Kami tidak bisa menghentikan itu, karena kami bukan pemerintah. Kami bukan barang politik, kami hanya band rock and roll.
Tapi kami bisa mengatakan sesuatu pada dunia, ini bukan sesuatu yang benar," ujar Taka.
Hal itu cukup mengagetkan. Pasalnya, bukan hal yang lazim bagi artis Jepang berbicara soal politik.
Namun, tak bisa dipungkiri, lirik lagu Delusion:All memang relevan dengan kondisi saat ini. Petikan reff lagu itu berbunyi: "Why does it feel like they don't feel anything?
/ I pray there's a future behind those walls, but maybe I'm delusional/ Let's make a deal, pretend this bastard democracy/ Is just how we want it and we're not exhausted."
Setelah itu, ONE OK ROCK kembali menghentak dengan Stand Out Fit In, Kimishidai Ressha, dan Tropical Therapy.
Taka mengungkapkan tidak mudah menjadi musisi yang bertahan selama dua puluh tahun. Ia pun berterima kasih kepada penggemar yang menemani perjalanan mereka selama ini.
Setelah itu, ia meminta izin untuk menyampaikan pesan dengan bahasa Jepang sebelum membawakan The Pilot. Selesai The Pilot, lampu padam.
Penonton pun meneriakkan "encore" berkali-kali.
Tak berapa lama, mereka kembali naik ke panggung dengan membawakan +Matter sebelum menutup malam itu dengan We Are yang mengajak penonton sing-along sebelum berpisah.
Kesan Akhir yang Mendalam
Secara keseluruhan, konser ini sungguh meninggalkan kesan.
Tak hanya penampilan ONE OK ROCK yang prima tetapi dari aspek audio dan visual amat memanjakan dan berkelas internasional.
Berkali-kali ONE OK ROCK sanggup membuat penggemar terpana dengan visual grafis dan tata cahaya yang ciamik.
ONE OK ROCK: Detox Asia Tour 2026 menjadi pertunjukan musik berkelas dari band veteran yang didukung oleh aspek teknis yang mumpuni.
Konser ini akan bersemayam lama di ingatan.
Sesuai dengan nama turnya, sebagian besar lagu berasal dari album studio ke-11, Detox.
Album ini banyak mengusung lirik yang kental dengan nuansa distopia dan semangat perlawanan terhadap dunia yang kacau balau.
>>> Sinopsis Premium Rush, Bioskop Trans TV 18 Mei 2026
ONE OK ROCK membawakan 18 lagu berlirik Inggris-Jepang yang dikurasi dengan apik. Setlist yang mencerminkan kedewasaan bermusik dari band yang berusia lebih dari dua dekade ini.