Namun, Castro sendiri tidak tersentuh karena pertimbangan kebijakan luar negeri.
"Raúl pasti salah satu yang lolos dari jerat," kata Lewis. "Kejahatan itu terkenal.
Tiga warga AS dan satu penduduk tetap legal tewas dalam pembunuhan terencana yang direkayasa. Itu tidak boleh dilupakan."
Dakwaan Sebelumnya dan Konteks Politik
Guy Lewis, mantan jaksa federal, mengungkapkan bahwa penyelidikan terhadap Castro telah berlangsung sejak 1990-an, dimulai dengan bukti keterlibatan pejabat militer Kuba dalam perdagangan narkoba.
Setelah penembakan 1996, jaksa memperluas penyelidikan dan menuntut Castro atas konspirasi pemerasan oleh angkatan bersenjata Kuba.
Namun, pemerintahan Clinton pada akhirnya hanya mendakwa empat individu, termasuk pilot MiG dan kepala jaringan mata-mata Kuba di Miami, sementara Castro lolos karena pertimbangan kebijakan luar negeri.
Lewis menegaskan bahwa Raúl Castro adalah salah satu yang "lolos dari jerat" dan kejahatan ini tidak boleh dilupakan.
>>> Trump: AS Mungkin Harus Serang Iran Lebih Keras, atau Mungkin Tidak
Dakwaan saat ini muncul di tengah tekanan politik Trump terhadap Kuba, termasuk blokade yang menyebabkan pemadaman listrik parah, kekurangan pangan, dan keruntuhan ekonomi di pulau tersebut.