Setahun setelah aktor Kim Soo-hyun menangis dalam konferensi pers terkait tuduhan yang melibatkan mendiang aktris Kim Sae-ron, kontroversi ini memasuki babak baru.
Kim Se-ui, kepala kanal YouTube kontroversial HoverLab yang juga dikenal sebagai Garo Sero Institute, ditahan pekan ini.
>>> Cerita Kocak Upin dan Ipin Culik Hewan Kurban Iduladha
Polisi menyimpulkan bahwa file audio yang sebelumnya diajukan sebagai bukti terhadap Kim Soo-hyun dihasilkan menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Menurut Pengadilan Distrik Pusat Seoul pada Selasa, Hakim Boo Dong-sik menyetujui surat perintah penangkapan untuk Kim Se-ui atas tuduhan pencemaran nama baik, percobaan pemaksaan, intimidasi, dan pelanggaran undang-undang terkait distribusi konten ilegal.
Pengadilan menyatakan ada kekhawatiran tentang penghancuran barang bukti dan risiko pelarian. Kim Se-ui dituduh menyebarkan klaim palsu melalui siaran YouTube yang mengaitkan kematian Kim Sae-ron dengan Kim Soo-hyun.
Ia juga secara terbuka menuduh Kim Soo-hyun berkencan dengan Kim Sae-ron saat ia masih di bawah umur, klaim yang berulang kali dibantah oleh aktor tersebut.
Polisi: Audio Diduga Hasil AI
Kasus ini menarik perhatian nasional tahun lalu setelah Kim Se-ui mengadakan konferensi pers dan merilis rekaman audio yang diklaim sebagai suara Kim Sae-ron.
Rekaman itu dengan cepat viral dan memicu reaksi keras publik terhadap Kim Soo-hyun.
Namun, laporan media lokal sekarang mengatakan polisi percaya audio tersebut dihasilkan secara artifisial menggunakan teknologi suara AI.
Menurut permintaan surat perintah penahanan dari Kantor Polisi Gangnam Seoul yang dikutip JoongAng Ilbo pada 21 Mei, penyidik mengatakan Kim Se-ui menyebarkan informasi palsu untuk keuntungan finansial, termasuk pendapatan YouTube.
Polisi dilaporkan mengatakan bahwa Kim Se-ui "tahu bahwa aktor Kim tidak berkencan dengan almarhumah saat ia masih di bawah umur" tetapi tetap mendistribusikan klaim palsu.