Ketua LG Group, Koo Kwang-mo, menjadi topik perbincangan daring karena cara makannya saat menyantap samgyeopsal (perut babi panggang).
Pada 5 Juni, CEO Nvidia Jensen Huang bertemu dengan sejumlah pemimpin bisnis Korea di restoran barbekyu dekat Universitas Hongik, Seoul.
>>> Buah dan Sayur Terbaik untuk Mengatasi Panas Musim Panas
Hadir pula Ketua SK Group Chey Tae-won, Ketua Naver Lee Hae-jin, dan lainnya.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah saat Koo menggunakan sumpit dan gunting untuk memotong seluruh bagian lemak dari perut babi.
Banyak yang bertanya-tanya, apakah ia tidak tahu bahwa lemak adalah sumber cita rasa utama samgyeopsal?
Sebagian besar senyawa aroma pada daging babi tersimpan di jaringan lemak.
Saat dipanaskan, lemak terurai dan melepaskan ratusan zat aromatik volatil, menghasilkan aroma kaya, gurih, dan sedikit manis yang khas dari perut babi panggang.
Pengamat daring menduga Koo sengaja membuang lemak demi alasan kesehatan.
Kandungan Gizi Lemak Babi
Lemak babi memiliki nilai gizi. Mengandung asam lemak tak jenuh dalam jumlah signifikan, kadang disebut "vitamin F".
Sekitar 57 persen lemak babi terdiri dari lemak tak jenuh ini.
Lemak tak jenuh umumnya dianggap sebagai lemak sehat. Dapat membantu mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah, mendukung fungsi otak, membentuk membran sel, dan mengatur peradangan.
Beberapa studi bahkan menunjukkan asam lemak tak jenuh dapat membantu mengeluarkan zat berbahaya seperti logam berat dari tubuh.
Masalahnya, lemak babi juga tinggi kalori dan kolesterol. Sisanya, 38 persen, terdiri dari asam lemak jenuh.
>>> Profesor Korea Jembatani Budaya dengan Zimbabwe Lewat Kuliah Daring
Meski tidak berbahaya secara inheren, konsumsi berlebihan dapat mendorong hati memproduksi lebih banyak kolesterol.