Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu (4/6) menyatakan bahwa Iran telah terlalu lama bernegosiasi mengenai kesepakatan konflik di Timur Tengah.
Trump menegaskan Iran kini harus membayar harga atas kelambanannya.
>>> Pemerintah Ubah Bansos Jadi Bantuan Tunai Berbasis AI
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social. Ia menulis, 'Para Pengganggu Timur Tengah sudah MATI!!!
Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk kesepakatan yang sebenarnya bagus bagi mereka, sekarang mereka harus membayar harganya!!!'
Trump juga mengklaim militer Iran telah 'dikalahkan sepenuhnya'.
Ucapan ini kontras dengan pernyataannya sehari sebelumnya, di mana ia menyebut negosiasi untuk penyelesaian abadi perang berada di 'ambang akhir' dan bisa selesai dalam 'dua atau tiga hari'.
>>> AS Lancarkan Serangan Udara ke Iran, Balas Dendam Helikopter Jatuh
Pernyataan keras Trump muncul setelah AS dan Iran saling tembak, yang mengancam gencatan senjata yang mulai berlaku pada April.
Pada Selasa malam, pasukan AS melancarkan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas jatuhnya helikopter Amerika pada Senin. Media Iran melaporkan ledakan di sepanjang pantai selatan negara itu.
Komando Pusat AS kemudian mengatakan bahwa Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS telah menghancurkan stasiun komando, kendali, pertahanan, dan pengawasan Iran.
>>> China dan Taiwan Berselisih soal Legalitas Patroli Penjaga Pantai di Timur Pulau
Sementara itu, Iran mengaku telah menyerang pangkalan Amerika di Yordania dan Bahrain pada Rabu.