Periode 60 hari setelah penandatanganan akan digunakan untuk merinci teknis pemindahan uranium.
>>> Kepala IAEA Tegaskan Peran Verifikasi dalam Potensi Kesepakatan Nuklir AS-Iran
Pejabat itu tidak menyebut siapa yang akan bertanggung jawab memindahkan uranium tersebut, yang diyakini terkubur di tiga situs nuklir yang dihantam serangan AS tahun lalu.
Pembukaan Selat Hormuz
Pejabat AS mengatakan kesepakatan tersebut mencakup ketentuan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Araghchi mengatakan Iran ingin kesepakatan yang memungkinkan Teheran mengenakan biaya kepada kapal "atas jasa yang diberikan" saat melintasi selat tersebut.
Iran memberlakukan sistem tol selama perang, yang oleh AS dan negara lain dianggap melanggar hukum internasional.
Transit melalui selat yang vital bagi pengiriman minyak dan gas alam telah mengganggu pasokan energi global, menaikkan harga bahan bakar, dan membuat pangan serta pupuk lebih mahal.
Sanksi dan Aset Iran
Tiga pejabat regional mengatakan kesepakatan yang muncul diperkirakan mencakup pencabutan sanksi secara bertahap dan pembebasan aset Iran yang dibekukan.
Mereka berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas negosiasi.
Para pejabat memperkirakan upacara penandatanganan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan setelah pejabat di Washington dan Teheran menyetujuinya.
Nasib Lebanon
Iran bersikeras bahwa kesepakatan juga harus mencakup gencatan senjata di Lebanon, di mana Israel telah berperang melawan kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memperingatkan pada Jumat bahwa Israel masih bisa bertindak secara independen terhadap Iran.
Katz mengatakan Israel tidak akan menarik diri dari zona yang didudukinya di Lebanon, Suriah, dan Gaza, serta tidak akan mundur dari kamp pengungsi utara di Tepi Barat yang diduduki.
>>> Pakistan Klaim Kesepakatan AS-Iran Bisa Tercapai dalam 24 Jam
Pertempuran terus berlanjut di Lebanon selatan pada Sabtu.