Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan. Hal ini disampaikan di tengah proses pembenahan internal yang berlangsung di Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menyatakan bahwa langkah hukum dan perubahan pimpinan di BGN menunjukkan sikap responsif dan transparan pemerintah.
>>> Serangan Israel di Lebanon Selatan Memanas, Pembicaraan AS-Iran Ditunda
"Pergantian pimpinan BGN dan proses hukum yang berjalan membuktikan pemerintah tidak menutup mata terhadap masalah," ujarnya.
Dudung menekankan bahwa masalah internal tidak akan menghentikan program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat.
"Presiden memastikan program ini tetap dilanjutkan karena menyangkut anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan. Kita tidak boleh berhenti karena masalah, tetapi harus belajar dan memperbaiki sistem," tegasnya.
>>> Ketidakpastian Menyelimuti Jadwal Perundingan Damai AS-Iran Setelah Pertemuan di Swiss Batal
KSP telah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Banyak SPPG yang sudah menerapkan standar operasional dengan baik dan dapat dijadikan percontohan untuk daerah lain.
Pemerintah juga membuka ruang pengawasan seluas-luasnya bagi masyarakat.
>>> Minat PIP Meningkat, Cermin Kekhawatiran Ekonomi Rumah Tangga
Hal ini untuk memastikan akuntabilitas dan memperketat sistem pengawasan agar penyaluran makanan tepat sasaran, termasuk di wilayah terluar.