unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Gelombang Panas Tutup Menara Eiffel dan Museum Louvre Lebih Awal
News

Gelombang Panas Tutup Menara Eiffel dan Museum Louvre Lebih Awal

Menara Eiffel di Paris tutup lebih awal akibat gelombang panas
Gelombang Panas Tutup Menara Eiffel dan Museum Louvre Lebih Awal
A A Ukuran Teks16px

Gelombang panas ekstrem yang melanda Prancis sejak pekan lalu memaksa dua destinasi wisata utama di Paris, Menara Eiffel dan Museum Louvre, tutup lebih awal pada Selasa (24/6).

Operator Menara Eiffel mengumumkan bahwa situs ikonik tersebut tutup pada pukul 16.00 waktu setempat, jauh lebih cepat dari jam tutup normal pukul 00.45 selama musim panas.

"Karena suhu tinggi yang diperkirakan, Menara Eiffel akan menyesuaikan operasinya," kata operator dalam pernyataan resmi.

Kemungkinan besar menara setinggi 324 meter itu akan kembali tutup lebih awal pada Rabu (25/6). Pengunjung yang terdampak akan mendapatkan pengembalian dana tiket.

Tak lama setelah pengumuman Menara Eiffel, pihak Museum Louvre menyatakan akan tutup dua jam lebih awal mulai Rabu hingga Sabtu, yaitu pukul 16.00.

Manajemen Louvre menjelaskan bahwa suhu panas di Paris membuat kondisi kunjungan dan kerja menjadi sulit, terutama pada jam-jam terpanas.

"Di penghujung hari, panas terakumulasi paling parah, diperparah oleh jumlah pengunjung yang tinggi," jelas manajemen.

Bangunan bersejarah Louvre yang menjadi rumah bagi lukisan Mona Lisa dinilai rentan dan belum cukup beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Direktur Louvre Christophe Leribault pekan lalu memperingatkan bahwa museum "kehabisan tenaga" karena kesulitan mendapatkan dana untuk memperbarui fasilitas yang menua.

Gelombang panas ini juga memaksa penutupan sekolah dan pembatalan kereta api di berbagai wilayah. Lebih dari separuh daratan Prancis berada dalam status siaga tertinggi cuaca.

Objek wisata lain seperti Mont Saint Michel di Normandia juga mengimbau pengunjung untuk menunda kunjungan selama masa peringatan merah.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru