unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Lifestyle Resensi K-LIT: 'Flashlight' Susan Choi, Saga Keluarga yang Menerangi Horor Sejarah

Resensi K-LIT: 'Flashlight' Susan Choi, Saga Keluarga yang Menerangi Horor Sejarah

Resensi K-LIT: 'Flashlight' Susan Choi, Saga Keluarga yang Menerangi Horor Sejarah
Ilustrasi: Resensi K-LIT: 'Flashlight' Susan Choi, Saga Keluarga yang Menerangi Horor Sejarah
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Ketika sebuah novel dibuka dengan hilangnya seorang tokoh secara misterius di laut, pembaca sudah bisa menduga bahwa penyebabnya bukan sekadar 'terpeleset dan jatuh'.

Namun, betapa rumit dan menghancurkan kebenaran di balik peristiwa itu, tidak ada yang bisa mempersiapkan diri.

>>> Simposium Soroti Silsilah Tertua Kedua di Korea

alt top

'Flashlight' adalah novel keenam dan terpanjang dari Susan Choi, peraih National Book Award. Buku ini masuk dalam daftar pendek Booker Prize 2025 dan Women’s Prize for Fiction 2026.

Kisah berlatar dari tahun 1940-an hingga 2000-an, bergerak dari Jepang ke Amerika Serikat hingga Korea Selatan.

Cerita dimulai dengan hilangnya Serk Kang, ayah dari tokoh utama Louisa, saat ia berusia sembilan tahun.

alt mid

Suatu malam di Jepang, ayah dan anak itu berjalan di pemecah gelombang pantai yang sepi. Sebuah senter jatuh.

Genggaman ayahnya yang tegang menghancurkan jari-jari kecil Louisa.

Louisa terbangun di rumah sakit dengan kabar bahwa ayahnya hilang dan diduga tenggelam. Dari sana, cerita melompat-lompat dalam waktu, mengikuti kehidupan keluarga Kang yang penuh ketidakbahagiaan.

Pencarian Identitas dan Rasa Memiliki

Novel ini menjalin kisah Serk, seorang Zainichi Korea yang mencari pengakuan di AS; Anne, istri Serk yang berambut pirang dan bermata biru; serta Louisa, anak jenius yang memuja ayahnya.

>>> Musik Warisan Korea Berpadu dengan Swing Modern di Incheon

Dalam wawancara dengan Center for Fiction, Choi mengakui bahwa 'Flashlight' terinspirasi dari pengalamannya sendiri sebagai anak tunggal dari orang tua Asia Timur dan Yahudi di Indiana.

Ketika keluarga Kang pindah ke Jepang, Louisa berharap bisa merasa menjadi bagian. Namun, tinggi badannya dan senyum American justru membuatnya semakin terasing.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru