unique visitors counter
alt top
⌂ Beranda Lifestyle Simposium Soroti Silsilah Tertua Kedua di Korea

Simposium Soroti Silsilah Tertua Kedua di Korea

Simposium Soroti Silsilah Tertua Kedua di Korea
Ilustrasi: Simposium Soroti Silsilah Tertua Kedua di Korea
A A Ukuran Teks16px
alt mid

Sebuah simposium akan menyoroti buku silsilah tertua kedua di Korea, yaitu "Cheongsong Shim Clan Eulsa-Sabo". Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu di Museum Nasional Korea, Seoul.

Simposium ini diselenggarakan oleh Cheongsong Shim Clan Association dan didukung oleh Korean Genealogy Academic Committee.

>>> Musik Warisan Korea Berpadu dengan Swing Modern di Incheon

alt top

Tema yang diangkat adalah "The Compilation Background and Genealogical Characteristics of the Cheongsong Shim Clan Eulsa-Sabo".

Buku Eulsa-Sabo diterbitkan pada tahun 1545 oleh Shim Tong-won (1499–1572). Buku ini menjadi perhatian para ahli silsilah dan asosiasi klan tradisional.

Nilai Sejarah dan Budaya

Jokbo, atau buku silsilah keluarga, digunakan secara luas selama Dinasti Joseon (1392–1910). Catatan ini memberikan wawasan tentang sejarah keluarga dan struktur sosial kerajaan.

alt mid

Eulsa-Sabo dianggap sangat penting karena merupakan dokumen pertama di Korea yang secara eksplisit menggunakan istilah "jokbo" di sampulnya.

Disusun pada era yang kurang rentan terhadap hiasan silsilah, catatannya sangat andal dan memiliki nilai arsip yang besar.

Para ahli mengevaluasinya sebagai teks transisi penting yang menjembatani jokbo awal Joseon (diagram keluarga) dan "daedong-jokbo" (silsilah besar komprehensif).

>>> Raksasa Minuman Keras China Wuliangye Kirim 5.000 Karyawan ke Korea

Buku ini sangat memengaruhi publikasi klan setelah invasi Jepang pada abad ke-16.

Pembicara dan Agenda

Acara ini akan menampilkan profesor Universitas Dongguk, Kwon Ki-seok, Ketua Komite Akademik Silsilah Korea, Lee Yang-jae, dan anggota komite editorial Kronik Cheongsong Shim Clan, Shim Jong-rae.

Kwon akan mempresentasikan penelitian terbarunya yang diterbitkan di jurnal Kyujanggak Institute for Korean Studies tentang evolusi silsilah awal Joseon.

Presentasi lain akan mengeksplorasi nilai bibliografis buku dan dampaknya terhadap klan.

Ini akan menjadi simposium akademis pertama di Korea yang didedikasikan sepenuhnya untuk satu buku silsilah.

>>> Museum Busan Gelar Pameran Situs Warisan Perang Korea Sambut Sidang UNESCO

Acara ini diharapkan menjadi jembatan penting untuk upaya mendaftarkan silsilah Korea ke dalam daftar UNESCO.

alt under
E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
alt mid
📰 Update Terbaru